Viral! Pria Ini Nekat Salat di Tengah Jalan, Netizen: Faedahnya Apa?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Melaksanakan halat lima waktu merupakan kewajiban seorang Muslim. Perintah dari Allah SWT itu tak boleh ditinggalkan meski dalam keadaan apapun.

Namun, bukan berarti dilaksanakan di tengah jalan seperti pria satu ini. Videonya viral di Instagram setelah diunggah akun @smart.gram, Jumat 18 Desember 2020.

Pria yang tak diketahui identitasnya itu melaksanakan salat di tengah jalan di kawasan Banyuwangi, Jawa Timur. Pria itu mengenakan gamis putih dan sorban hitam di kepalanya.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by smartgram (@smart.gram)

“Kenapa shalat di tengah jalan,” ucap seseorang yang merekam video itu.

Dalam rekaman tersebut, nampak pula jalanan itu sedang ramai dipenuhi kendaraan lalu lalang. Bahkan, tak jarang sejumlah truk harus melipir lantaran menghindari pria tersebut.

Pria itu pun nampak tak peduli dengan situasi jalanan. Ia tetap melakukan salat hingga selesai.

Sontak saja aksi pria itu mengundang beragam komentar dari netizen. Mereka merasa kewajiban tersebut tak harus dilakukan di tengah jalan dan membahayakan diri sendiri serta orang lain.

”Salah satu syarat sah nya shalat ialah berakal,” kata akun abypriyoutomo.

”Mungkin dikira pas shalat ketabrak mati sahid,” komentar akun dimas6111.

“Definisi mendekatkan diri kepada Allah,” kata akun 5uyoko.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini