Viral Ayah Kurung Anak Balitanya di Kandang Anjing, Kejam Banget!

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Sebuah kisah yang terjadi di China baru-baru ini membuat publik geram. Seorang ayah tega mengurung anak balitanya yang berusia 20 bulan di dalam kandang anjing.

Ia juga melakukan kekerasan fisik pada sang anak, sampai-sampai bagian kaki balita tersebut mengalami memar-memar. Foto balita malang itu pun akhirnya viral di media sosial.

Dilansir dari Daily Mail, Minggu, 21 April 2019, peristiwa itu terjadi di Distrik Chao’an, Kota Chaozhou, Provinsi Guangdong, China selatan. Para netizen pun dibuat geram dengan aksi kejam si ayah. Foto-foto viral itu pun diserbu belasan ribu komentar.

Saat ini polisi telah mengamankan pelaku. Di hadapan pihak berwenang, pelaku yang bernama Xu Qian mengaku jika awalnya ia ingin mengirim foto-foto anaknya itu kepada mantan istrinya untuk membuatnya jengkel.

Polisi pun masih terus melakukan penyidikan dan belum memutuskan apakah si ayah yang kejam itu akan kehilangan hak asuh atas anaknya atau tidak.

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini