Viral! 20 Telur Ular Kobra Ditemukan dalam Sebuah Rumah di Bogor

Baca Juga

MINEWS, BOGOR – Siapa sih yang gak takut sama ular kobra? Apalagi jejak dan telurnya ditemukan di komplek rumahmu? Pasti ngeri kan?

Nah, hal tersebut belum lama ini dialami oleh seorang warga Perumahan Bumi Karadenan, Kelurahan Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat saat sedang merenovasi rumahnya.

Mulanya ia melihat seekor ular jenis kobra. Setelah itu, dia dibuat makin ketakutan setelah menemukan puluhan telur ular ditemukan di dalam lubang, yang disinyalir sarang ular kobra.

Ia pun segera menghubungi Tim Rescue Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor. Mereka pun bergegas mendatangi bangunan yang sedang direnovasi itu.

Tujuh orang petugas kemudian melakukan pencarian ular tersebut dan menemukan sebuah lubang yang diduga sebagai tempat persembunyian binatang reptil itu.

Saat mengamati lubang, mereka melihat gumpalan warna putih bercampur tanah. Setelah digali lebih dalam, mereka terkejut gumpalan warna putih itu ternyata telur ular.

“Kita temukan 20 butir telur ular terkubur dalam tanah di dalam rumah itu. Karena rumah itu kosong sedang direnovasi,” kata Karu Rescue 1 Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, Arman M.

Damkar Kabupaten Bogor-Eksekusi 20 Butir Telur Ular Kobra (doc: dutamedan.com)

Arman meyakini telur-telur tersebut adalah ular kobra, karena sebelumnya pemilik rumah sempat melihat keberadaan ular jenis ini.

Kemudian, petugas tidak menemukan jenis ular mematikan ini meskipun telah menyisir sekitar rumah kurang lebih selama 5 jam, sejak Selasa siang.

“Ularnya belum ketemu. Kemungkinan sudah kabur,” kata Arman.

Petugas akhirnya meninggalkan lokasi dan membawa 20 butir telur ular itu. Ia telah mengimbau kepada pemilik rumah untuk berhati-hati dan segera melaporkan apabila kembali melihat ular tersebut.

“Kalau menemukan lagi kami siap mengamankan,” ujar Arman.

Berita Terbaru

Pemerintah Perkuat Perlindungan Jemaah Haji di Tengah Konflik Global

Oleh: Arifa Kirana Putri )*Pemerintah terus memperkuat langkah perlindungan terhadap jemaah haji Indonesia di tengah meningkatnya dinamika geopolitik kawasan Timur Tengah. Situasi konflik yang melibatkan sejumlah negara menjadiperhatian serius pemerintah agar tidak berdampak terhadap kelancarandan keamanan penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Karena itu, koordinasi lintas kementerian, penguatan diplomasi, hinggakerja sama internasional terus diperluas demi memastikan seluruh jemaahdapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.Komitmen tersebut terlihat dari penguatan kerja sama antara Polri dan Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia. Pemerintah menilaiperlindungan jemaah tidak cukup hanya melalui pelayanan teknis ibadah, tetapi juga harus mencakup aspek keamanan, pendampingan hukum, serta pencegahan praktik ilegal yang dapat merugikan masyarakat.Dalam audiensi antara Wakapolri Dedi Prasetyo dan Wakil Menteri Haji dan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini