Unik, Ada Ikan Hiu Bermuka Babi!

Baca Juga

MATA INDONESIA, PORTOFERRAIO – Perwira Angkatan Laut Italia dibuat bingung dengan tangkapan langka mereka, yakni seekor ikan yang memiliki tubuh hiu dengan wajah babi!

Menurut The Mirror, ikan itu terlihat di perairan di marina Darsena Medicea di kota Portoferraio di pulau Elba Italia. Pelaut yang menariknya keluar dari air mengaku merinding oleh wajah sang ikan yang tampak aneh.

Ia sempat berpikir bahwa ikan hiu berwajah babi itu merupakan mutan. Namun, setelah diidentifikasi, ikan itu merupakan hiu kasar bersudur yang hidup hingga kedalaman 2,300 kaki di bawah permukaan laut. Ikan itu juga dikenal sebagai hiu berwajah babi.

Foto hiu itu dibagikan di jejaring sosial Facebook dan menjadi viral di platform tersebut dengan lebih dari 500 komentar dan lebih dari 1.200 reaksi. Banyak di bagian komentar mengatakan mereka terkejut dengan makhluk yang tampak aneh itu.

Sementara warganet yang lain mengkritik perwira angkatan laut, dengan asumsi bahwa hiu itu sengaja ditangkap. Sebagaimana diketahui, hiu kasar bersudut saat ini terdaftar sebagai hewan yang terancam punah oleh Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN).

Meski terancam punah, Yuri Tiberto dari Akuarium Elba setempat mengatakan bahwa tidak jarang melihat makhluk itu di daerah perairan tersebut.

“Di laut kepulauan Tuscan, begitu kaya akan keanekaragaman hayati … tidak jarang menemukan ikan ini, dan saya dapat dengan aman mengatakan bahwa saya sering menerima laporan yang memberi tahu saya tentang ‘ikan babi’ yang berakhir di lokal. jaring ikan,” katanya kepada media setempat, melansir NDTV.

“Ini biasa disebut ‘pig fish’ karena ketika keluar dari air mengeluarkan semacam gerutuan,” tambahnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Indonesia Tawarkan Upaya Konkret Penanganan Air Dalam WWF ke -10

Rangkaian pertemuan World Water Forum (WWF) ke-10 tahun 2024 di Nusa Dua, Bali menghasilkan diskusi yang konstruktif dalam rangka...
- Advertisement -

Baca berita yang ini