Ingin Hilangkan Jerawat? Yuk, Konsumsi Makanan Ini!

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Menghilangkan jerawat dengan menggunakan skincare merupakan hal yang lumrah. Namun, perawatan dari dalam seperti makanan juga patut menjadi perhatian agar jerawat bisa segera hilang. Alasannya, kulit ibarat sebuah tubuh yang berbicara ketika tidak memperhatikan makanan yang dikonsumsi. Terlebih jika mulai tumbuh jerawat karena akibat mengonsumsi makanan.

Penelitian mengungkapkan bahwa makanan yang rendah glikemik, protein tinggi dapat memicu peningkatan jerawat. Maka, sudah sepatutnya memerhatikan makanan yang hendak dikonsumsi. Adapun buah dan sayuran bisa menjadi solusi terbaik.

Pertama yaitu dengan mengonsumsi Kale. Makanan ini dinilai efektif untuk mencegah jerawat karena merupakan sayuran yang kaya akan nutrisi. Menurut Healthline, selain memiliki kandungan serat yang tinggi, Kale juga mengandung nutrisi yang baik.

Antioksidan, vitamin dan mineral dalam kale bisa mengurangi hiperpigmentasi, yaitu kunci untuk meratakan warna kulit. Vitamin C bisa memicu pembentukan kolagen, memperbaiki bekas jerawat sehingga bisa meningkatkan tingkat pergantian sel.

Kedua yaitu mengonsumsi ubi jalar. Makanan ini mengandung retinol atau turunan vitamin A yang bisa mencegah keriput dan tumbuhnya jerawat. Beta-karoten yang diubah menjadi vitamin A menjadi alasan ubi jalar bisa berwarna oranye. Perubahan tersebut terjadi jika sudah dikonsumsi oleh tubub manusia.

Ketiga, yaitu Lemon. Khasiat buah ini dikemas dalam serum, diperas ke dalam minuman atau bisa menjadi menu pelengkap untuk menjalankan program diet. Ternyata, cara ini bisa memberikan keajaiban untuk kulit. Hal ini tidak lepas dari manfaat lemon yang mampu meningkatkan produksi kolagen, memblokir radikal bebas dan memudarkan jerawat.

Keempat yaitu labu. Makanan ini penuh dengan kandungan enzim buah, seng dan asam alfa hidroksi yang bisa melembutkan kulit dan mengembalikan keseimbangan pH. Apabila dikonsumsi secara langsung, semua serat dan seng itu bermanfaat bagi tubuh. Khusus seng, bisa mengatur jumlah produksi minyak.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini