Tak Cuma Kesurupan Massal, Ini Sederet Kejadian Mistis yang Menimpa Gerai Ayam Ruben Onsu

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Kejadian tak mengenakkan tengah dihadapi presenter Ruben Onsu. Salah satu gerai makanan miliknya di kawasan Cikarang mendadak jadi sorotan.

Para karyawan di gerai tersebut secara tiba-tiba mengalami kesurupan masal. Hal ini terungkap lewat sebuah unggahan video yang tersebar viral sejak Kamis, 25 Juli 2019.

Terkait peristiwa tak wajar itu, Ruben Onsu pun akhirnya memberikan tanggapan. “Sebenarnya saya jarang mengupload permasalahan usaha saya, hanya yang menyenangkan dan ceria saja. Tapi dari hati saya sedih gitu loh, karena hal begini terpublish atau terekspos,” kata Ruben Onsu, dikutip Jumat, 26 Juli 2019.

Ruben pun mengungkapkan, kejadian mistis semacam itu bukan yang pertama kali menimpanya. Kejadian-kejadian serupa juga pernah terjadi di gerai-gerai lain miliknya. Bahkan juga dialami keluarganya sendiri.

Kejadian mistis yang dialami pun beragam, tak hanya kesurupan masal. “Sebenarnya banyak kejadian (mistis) di tempat (kedai) lainnya. Sering, enggak cuman kesurupan gini aja kok. Ada yang sampai tempat (kedai) gua enggak ada yang beli satu pun dalam sehari. Ada juga pernah outlet kerampokan, dan lain-lain,” kata suami Sarwendah itu.

Ruben pun mengaku hanya bisa pasrah dan berharap kejadian serupa tak lagi menimpanya.

“Saya nggak bisa melakukan apapun, karena semua hal sudah saya lakukan. Mungkin saya harus lebih kencang lagi berdoanya sama Tuhan,” ujar Ruben.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini