Nyesek! Beli iPhone 12 di Online Shop, Pria Ini Malah Dapat Sabun Batang

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Siapa yang tak mau memiliki iPhone 12 keluaran terbaru? Jika memiliki budget, tentu kamu juga tertarik memilikinya bukan?

Namun, alangkah baiknya keinginan tersebut tak dilakukan dengan gegabah ya. Jika kamu tak mau bernasib serupa dengan pria satu ini.

Aksinya viral di sosial media setelah diunggah channel YouTube, GoAndroid. Dalam video tersebut, nampak pria asal India itu membuka paket yang ia pikir adalah iPhone 12 yang ia beli.

Bukannya ponsel sultan, kardus tersebut justru berisi dua sabun batang. Dilansir India Times, pria ini membeli iPhone 12 tersebut di sebuah platform belanja bernama Flipkart yang populer di India.

Dia membeli iPhone 12 tersebut dengan harga 53 ribu Rupee atau sekitar Rp10 juta. Namun, saat menerima paket dan membukanya, dia tidak menemukan iPhone 12, hanya dua sabun batang.

Tak diketahui apa yang membuat ponsel etrsebut berubah menjadi sabun. Untungnya, pria tersebut memvideokan saat membuka paket tersebut, sehingga uangnya bisa dikembalikan.

Alhasil, kejadian ini membuat netizen semakin waspada. Terlebih tidak langsung tergiur jika melihat barang favorit dengan harga yang murah.

Hati-hati ya gaes!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Mengawal Reformasi dengan Solusi Lebih Penting daripada Narasi Krisis

Oleh: Rian Suryono )*Wacana Reformasi Jilid II yang disampaikan oleh aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) wilayah Jawa Tengah kembali memunculkan perdebatan mengenai kondisi bangsa saat ini. Aspirasi yang disampaikan mahasiswa merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang harus dihormati. Namun, di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia, mengedepankan solusi konkret jauh lebih penting dibanding membangunnarasi krisis yang berpotensi memperlemah optimisme publik.Tantangan ekonomi nasional memang menjadi perhatian banyak pihak. Perlambatan ekonomi global, ketidakpastian pasar internasional, dan perubahan dinamika geopolitik dunia memberikan tekanan terhadapberbagai negara, termasuk Indonesia. Kondisi tersebut menuntutpemerintah untuk bekerja lebih keras sekaligus lebih cermat dalammenyusun kebijakan.Pemerintah melalui Istana Kepresidenan menunjukkan sikap terbukaterhadap aspirasi yang berkembang di masyarakat. Respons yang diberikan menunjukkan bahwa pemerintah tidak menutup ruang dialog dan tetap menghargai masukan dari berbagai kelompok, termasukmahasiswa.Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menegaskan bahwa tuntutanyang disampaikan mahasiswa diterima sebagai masukan yang berhargabagi pemerintah. Namun, ia menjelaskan bahwa persoalan ekonomimemiliki tingkat kompleksitas yang tinggi sehingga tidak dapatdiselesaikan secara instan dalam tenggat waktu tertentu.Penjelasan Prasetyo menunjukkan bahwa pengelolaan ekonomi nasionalmemerlukan proses...
- Advertisement -

Baca berita yang ini