Ngakak! Gegara Ikuti Google Maps, Dua Wanita Harus Lewati Jalan Ini

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Aplikasi Google Maps merupakan solusi yang tepat jika kita tak tahu arah jalan yang dituju. Tapi, tak jarang Google Maps justru mengarahkan jalan yang gak kita duga.

Seperti yang dialami dua gadis ini. Mereka harus terima nasib melewati jalanan yang ekstrem akibat arahan dari aplikasi Google Maps.

Video mereka pun viral setelah akun TikTok @dindadewani membagikan pengalaman tak menyenangkan mereka. Dalam rekaman itu, dua gadis yang berboncengan dengan sepeda motor itu melewati Jembatan Penyeberangan Orang (JPO).

“Ya Allah tolong,” kata wanita yang dibonceng sembari memperlihatkan suasana JPO yang basah terkena hujan.

Tak lama, gadis yang mengemudikan motor pun hendak turun melalui tangga jembatan. Sontak mereka pun ketakutan dan berteriak-teriak.

Video tersebut sukses mengundang gelak tawa netizen. Namun, tak sedikit pula yang kesal dengan dua gadis tersebut karena masih mau melewati jalanan ekstrem itu.

“Itu bahaya lho kak, kalau jatuh gimana?” komentar akun Cherish.

“Sumpah kalo aku auto turun, mending jalan.” kata akun Desik Ndes.

“Bukan google map’nya yg salah, yang baca arahnya aja kurang paham jadi salah,” kata akun heruwidodo91.

Gimana? Kalian pernah ngalamin juga gaes?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Perbaikan Distribusi BBM di Sumatra Dukung Kelancaran Aktivitas Ekonomi dan Logistik

Oleh: Satria Kusuma )*Perbaikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di berbagai wilayah Sumatra mulai menunjukkan hasil yang semakin positif. Kelancaran penyaluran energi yang terus membaik tidak hanya mempermudahmasyarakat memperoleh BBM, tetapi juga memberikan dampak langsungterhadap aktivitas ekonomi dan logistik yang sangat bergantung pada ketersediaan pasokan energi. Upaya percepatan distribusi yang dilakukan PT Pertamina Patra Niaga bersama pemerintah daerah, aparat keamanan, Hiswana Migas, sertaberbagai pemangku kepentingan berhasil mengurangi antrean di sejumlahstasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), sekaligus menjagakesinambungan pasokan di wilayah yang sebelumnya mengalamikepadatan permintaan.Kondisi yang semakin terkendali terlihat di Sumatra Utara. Distribusi BBM yang sebelumnya menghadapi tantangan kini berlangsung lebih lancarseiring optimalisasi koordinasi antarlembaga dan peningkatan sistemoperasional di lapangan. Normalisasi penyaluran menjadi faktor pentingdalam memastikan mobilitas masyarakat, distribusi barang, hinggakegiatan usaha dapat berjalan tanpa hambatan akibat keterbatasanpasokan energi.Komisaris Independen PT Pertamina Patra Niaga, Prabu Revolusi, melakukan Management Walkthrough ke Pertamina Patra Niaga...
- Advertisement -

Baca berita yang ini