Ngabuburit Berujung Apes, Emak-emak Ini dan Motor Besarnya Nyemplung ke Laut

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Aktivitas ngabuburit kerap dilakukan masyarakat Indonesia menjelang waktu berbuka puasa. Ada banyak kegiatan yang biasa dilakukan saat ngabuburit.

Salah satu yang umum dilakukan masyarakat Indonesia adalah jalan-jalan sore menggunakan sepeda motor sembari berburu takjil untuk buka puasa. Seperti yang dilakukan ibu-ibu satu ini.

Ia melakukan ngabuburit di sekitar daerah tempat tinggalnya di Kabupaten Sinjai dengan menggunakan sepeda motor Yamaha-Max. Namun apes, kegiatan ngabuburitnya justru gagal total dan berujung pada peristiwa tak terduga.

Tiba-tiba motor yang dikendarainya kehilangan kendali dan bersenggolan dengan pengendara lain hingga akhirnya si ibu tercebur ke laut bersamaan dengan motornya.

“Saya sedang memancing, dan melihat dia keserempet sama motor temannya sendiri, sehingga terjatuh di Laut,” kata seorang saksi mata bernama Azhar, dikutip Senin, 13 Mei 2019.

Ibu tersebut jatuh di tepi Pelabuhan Larea-Rea, Kecamatan Sinjai Utara. Warga pun berbondong-bondong mengevakuasi wanita itu.

Meski memakan waktu agak lama, akhirnya ibu tersebut dan motornya berhasil di angkat ke darat.

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini