Keren! Bioskop Ini Lukis Sendiri Poster Film ‘Doctor Strange 2’, Netizen Kagum

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Film Marvel Cinematic Universe terbaru, Doctor Strange 2: In the Multiverse of Madness kini tengah digandrungi para penonton. Terlebih, film yang dibintangi Benedict Cumberbatch itu rilis bertepatan di hari libur lebaran.

Di tengah ramainya film tersebut, salah satu bioskop tanah air yang menayangkannya pun juga ikut tersorot. Yakni bioskop jadul bernama Rajawali, di Purwokerto, Jawa Tengah.

Lain dengan teater arau bioskop modern lainnya, poster-poster film yang tayang dilukis sendiri menggunakan tangan. Termasuk poster film Doctor Strange ini.

Momen itu sontak viral dan diunggah akun Twitter, @orepras.

“Biasanya tiap ada film marvel, bioskop Purwokerto rame dibahas karena poster filmnya masih dilukis,” tulisnya.

Benar saja, nampak potret Doctor Strange dalam poster yang dipajang terlihat seperti lukisan tangan. Tak cuma Doctor Strange, superhero lain seperti Batman juga bernasib serupa.

Sontak, keunikan bioskop Rajawali itu membuat daya tarik tersendiri. Penonton pun ramai-ramai mendatangi bioskop tersebut tak hanya untuk menonton, tapi juga melihat keunikan poster tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Prabowo dan Upaya Memuliakan Guru Indonesia

Oleh: Febrian Rizki )*Presiden Prabowo Subianto menempatkan guru sebagai salah satu elemen terpenting dalam pembangunan bangsa. Bagi pemerintah, keberhasilan Indonesia menuju negara maju tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang dibentuk melalui pendidikan. Dalam proses tersebut, guru memegang peran sentral sebagai penggerak utama lahirnya generasi yang berkarakter, berpengetahuan, dan memiliki daya saing tinggi.Komitmen terhadap penguatan peran guru menjadi bagian penting dari agenda pembangunan nasional yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo. Perhatian tersebut diwujudkan melalui kebijakan yang tidakhanya berfokus pada peningkatan kesejahteraan, tetapi juga menyentuh aspek profesionalisme, peningkatan kompetensi, dan penyederhanaan tata kelola pendidikan. Kebijakan peningkatan tunjangan guru menjadi salah satu bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan tenaga pendidik. Menteri Pendidikan Dasar dan Menegah, Abdul Mu’ti, menjelaskan bahwa pemerintah telah menaikkan tunjangan guru non-ASN dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta per bulan. Sementara itu, guru ASN memperoleh tunjangan sebesar satu kali gaji pokok sesuai ketentuan yang berlaku.Kenaikan tunjangan tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalammemberikan penghargaan yang lebih layak kepada para...
- Advertisement -

Baca berita yang ini