Kembali Aktif di Instagram Pasca 2 Tahun ‘Menghilang’, Postingan Veronica Tan Kejutkan Netizen

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Mantan istri Basuki Tjahaja Purnama, Veronica Tan kembali aktif di Instagram setelah nyaris 2 tahun “menghilang” dari sosial media.

Postingan perdana Veronica di akun Instagram pun cukup membuat netizen terkejut. Pasalnya sudah cukup lama, Vero tidak pernah mengunggah apapun di akunnya.

Dalam postingan tersebut, Veronica membagikan potret dirinya bersama sang putri sulung, Nathania Purnama. Dalam foto terlihat keduanya kompak bermain musik. Veronica memainkan alat musik cello, sedangkan Nia bermain violin.

“Hallo Instagram, Saya kembali,” tulis Veronica dengan emoji tersenyum di keterangan foto, dikutip Minggu, 14 April 2019.

“Akun official saya akan kembali saya pakai untuk cerita soal kegiatan saya sehari-hari.
.
Ini cerita seminggu lalu waktu Saya bikin project sama @nata.zhong dan @soundkestra.
.
Ada yang bisa nebak Saya dan Nia mau bikin project apa?”
lanjut Veronica.

Unggahan itu pun langsung dibanjiri komentar netizen.

“Senangnya bisa melihat ibu @veronicatan_official kembali di instagram. Gbu,” tulis @diah_widyastuti.

“Welcomeback bu..wanita hebat..sering2 posting bu..,” komentar @metagunawan.

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini