Innalillahi Penyanyi Muda Ini Meninggal, Curhat Calon Istri Cantiknya Jadi Sorotan

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Kabar duka tengah menyelimuti dunia hiburan Malaysia. Penyanyi muda Negeri Jiran yang bernama Shazroul Fazlie diberitakan meninggal dunia di usia 34 tahun.

Shazroul meninggal dunia akibat mengalami kebocoran usus. Sebelum meninggal, almarhum sempat mendapat perawatan intensif di rumah sakit. Namun apa daya, nyawanya tak tertolong.

Berita meninggalnya Shazroul cukup membuat publik Malaysia terkejut. Pasalnya, penyanyi muda ini sebelumnya diketahui dalam kondisi sehat. Ia bahkan berencana menikah tahun depan dengan kekasih cantiknya Syaqira Zainal.

Usai sang tunangan meninggal, Syaqira Zainal pun mengunggah sebuah curhatan panjang di akun Instagram mengenai kedukaannya. Curhatan tersebut pun viral dan membuat banyak netizen merasa iba.

Saya tahu saya tidak cukup kuat untuk menulis semua ini.

Tapi aku mencoba mengumpulkan kekuatan mengetik bahkan dengan mataku berkaca-kaca.

Saya tidak pernah berpikir saya akan mengenal pria hebat, dikagumi & dicintai oleh banyak orang.

Sayangnya .. Selama 3 tahun mengenalmusebagai teman, kekasih & 2 tahun bertunangan, kamu adalah pria yang sangat baik untuk saya.

Tidak ada kalimat yang dapat menggambarkan kebaikanmu.

Kamu terlalu sempurna untuk saya.

Kamu tidak pernah sakit hati. Kamu pandai memperlakukan saya dengan bermartabat sebagai seorang pria.

Kamu tidak pernah marah pada saya, saya tidak pernah melihat kamu marah.

Saat berbicara, kamu adalah yang paling lembut.

Kamu sangat pengertian, sangat mendukung minat dan karier apa pun.

Kamu menerimanya apa adanya. Sampai saya merasa bahwa jiwa kita kuat, saya mencoba untuk menjaga yang terbaik dari hubungan kita karena saya percaya Kamu bisa menjadi suami yang baik padaku suatu hari jika Tuhan mengizinkan.

Saya tidak pernah menyesal mengenalmu, tetapi saya merasa bangga bahwa saya adalah yang pertama dan terakhir dalam hidupmu sampai akhir hidupmu.

Tidak ada yang bisa menggantikanmu dalam hati saya.

Saya akan selalu ingat kamu mengatakan “Nur Afiqah Syaqira untuk Shazroul Fazlie”

Bahkan di rumah sakit beberapa kali kamu berbisik, “Aku MENCINTAIMU … AYO MENIKAH …”

Aku hanya bisa tersenyum, tidak tahu bagaimana merespons.

Saya minta maaf karena tidak dapat memenuhi permintaan terakhirmu.

Benar, orang-orang baik ini dicintai oleh Allah swt. Tuhan lebih mencintaimu.

Saya senang telah melepaskan cintaku, meskipun saya merasa sangat buruk tentang ujian ini.

Sulit & stres untuk menerima bahwa kamu sudah tak ada untuk selamanya.

Saya hanya dapat mengirimkan doa untukmu, sayang.

Terima kasih Tuhan telah memberi saya kesempatan untuk bertemu seseorang bernama Shazroul Fazlie.

Kamu adalah hal yang paling indah dalam hidup saya.

Kamu telah melakukan yang terbaik untuk kita.

Meskipun pertemuan kita tidak lama di dunia, semoga kita memiliki jiwa di surga.

Tenang di sana sayang, semoga Shazroul Fazlie mendapatkan tempat paling terhormat di Allah swt.

Ya Tuhanku Tuhanku, ampuni dia, berkati dia, berkati dia, rayakan kematiannya, buka kuburnya, buat surga bukan rumahnya, Aamiin.”

Tak hanya memposting curhatan panjang, gadis cantik itu juga bercerita lewat Insta Story tentang dirinya yang tak tega menangis di depan sang ibu. Namun ia mengaku kerap menangis meraung-raung saat sedang sendirian.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Wujudkan Daya Saing Global, Program Magang Nasional Diperluas ke Seluruh Indonesia

Oleh: Alya Safira )*Upaya pemerintah dalam memperkuat daya saing global terusmenunjukkan arah yang semakin terstruktur melalui perluasan Program Magang Nasional ke seluruh Indonesia. Kebijakan ini dirancang bukanhanya untuk menjawab kebutuhan jangka pendek pasar tenaga kerja, tetapi juga sebagai strategi jangka panjang dalam membangun sumberdaya manusia unggul. Di tengah dinamika ekonomi global yang kompetitif, pemerintah menempatkan peningkatan kualitas tenaga kerja sebagaiprioritas utama agar Indonesia mampu bersaing secara berkelanjutan.Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menjadi salah satu aktor pentingdalam mendorong penguatan program ini. Dalam pertemuannya bersamaMenteri Ketenagakerjaan, ia menekankan bahwa Program MagangNasional telah menunjukkan perkembangan yang signifikan, terutama darisisi antusiasme masyarakat. Tingginya jumlah pendaftar yang mencapai ratusan ribu orang menunjukkan bahwa program ini menjadi kebutuhan nyata bagi lulusanbaru yang ingin mendapatkan pengalaman kerja. Ia melihat kondisi inisebagai momentum untuk memperluas kuota peserta pada periode 2026–2027, sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan program agar semakin relevan dengan kebutuhan industri.Dalam pandangan Teddy, penguatan program tidak cukup hanya denganmenambah jumlah peserta. Pemerintah juga harus memastikan bahwasetiap peserta memperoleh pengalaman kerja yang bermakna. Oleh karena itu, program ini dirancang dengan pendekatan yang lebihkomprehensif, mencakup pembelajaran langsung di lingkungan kerjaprofesional, pendampingan oleh mentor berpengalaman, serta pemberianupah yang sesuai standar. Pendekatan ini diyakini mampu membentukkompetensi yang tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga mencakup soft skills yang sangat dibutuhkan dalam dunia kerja modern.Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, memberikanpenekanan pada aspek keberlanjutan program. Ia memandang bahwaProgram Magang Nasional harus menjadi bagian dari ekosistempengembangan tenaga kerja yang lebih luas. Oleh karena itu, pemerintah tidak berhenti pada penyelenggaraanmagang semata, tetapi juga menyiapkan program lanjutan sepertisertifikasi kompetensi. Dengan adanya sertifikasi ini, keterampilan yang dimiliki peserta dapat diakui secara formal dan meningkatkan peluangmereka untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.Dalam berbagai kesempatan, Yassierli juga menyoroti pentingnyamenjaga optimisme para peserta, terutama setelah merekamenyelesaikan program magang. Ia mendorong agar para...
- Advertisement -

Baca berita yang ini