Duh! Viral Video Jesslyn Lim Ucapkan Selamat Positif Corona kepada Andrea Dian

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Salah satu potongan video Jesslyn Lim saat membawakan program infotainment Insert Live viral di media sosial. Hal ini karena dia memberi selamat kepada Andrea Dian yang sudah positif corona (Covid-19).

Potongan video viral setelah diunggah @kirekswasta di Twitter pada Jumat 3 April 2020. Jesslyn disebut-sebut salah ucap.

“Seperti biasa satu jam ke depan banyak sekali informasi seputar selebritis yang akan kami hantarkan kepada kalian. Salah satunya ada Andrea Dian yang sudah positif dari corona, selamat ya,” tulis akun @kirekswasta.

Sontak, video tersebut langsung mendapat komentar dari netizen. Ada yang memaklumi salah ucap Jesslyn, adapula yang melontarkan nyinyiran untuknya.

“Segala sesuatu yg positif harus di sambut gembira,” tulis @achmadaatsa**at.

“Ini bego apa tolol sih mbaknya,,kok bisa kek gini jadi presenter
Untung dah gk pernah nonton tv,tks netflix,” komentar @argh**red.

Menanggapi video viralnya, Jesslyn Lim pun menjelaskan momen salah ucap yang viral di media sosial itu.

“Jumat, 3 April 2020, pada tayangan Insert Pagi, ada kesalahan yg terjadi yang sama sekali tidak ada unsur kesengajaan dan sudah kemudian saya klarifikasi secepatnya pada tayangan yang sama seperti pada video ini,” tulis Jesslyn.

Ia pun meminta maaf karena kepada pihak-pihak yang merasa dirugikan, terutama Andrea Dian dan suami, Bimo Ganindra.

“Saya dengan segala kerendahan hati, dan segenap keluarga besar @insertlive meminta maaf bagi pihak-pihak yang merasa di rugikan ??????,” kata dia.

“Terutama Kak Andrea Dian, Kak Bimo dan keluarga?? Semoga kesembuhan dan proses kepulang Kak Andrea ke rumah dilancarkan. Dan keluarga diberikan kesehatan dan kebahagiaan sejati ?,” lanjutnya.

Tak hanya itu, di tengah masa darurat corona ini, ia pun memberikan apresiasi kepada semua netizen yang telah mematuhi aturan pemerintah untuk tetap di rumah saja.

“Buat netizen semua aku acungi jempol yah buat kalian yg #dirumahaja pantengin TV, Sosmed, Gadget dll?? Tetap melakukan isolasi mandiri, jaga imunitas tubuh, stay clean, stay positive dan tetap semangattt ?????,” tutupnya.

View this post on Instagram

Jumat, 3 April 2020, pada tayangan Insert Pagi, ada kesalahan yg terjadi yang sama sekali tidak ada unsur kesengajaan dan sudah kemudian saya klarifikasi secepatnya pada tayangan yang sama seperti pada video ini. Saya dengan segala kerendahan hati, dan segenap keluarga besar @insertlive meminta maaf bagi pihak-pihak yang merasa di rugikan ?????? . . Terutama Kak Andrea Dian, Kak Bimo dan keluarga?? Semoga kesembuhan dan proses kepulang Kak Andrea ke rumah dilancarkan. Dan keluarga diberikan kesehatan dan kebahagiaan sejati ? . . Buat netizen semua aku acungi jempol yah buat kalian yg #dirumahaja pantengin TV, Sosmed, Gadget dll?? Tetap melakukan isolasi mandiri, jaga imunitas tubuh, stay clean, stay positive dan tetap semangattt ??????

A post shared by Jesslyn Lim (@jesslyn_limm) on

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Evaluasi Berkala Koperasi Desa Jadi Kunci Keberlanjutan Program Pemberdayaan Ekonomi

Oleh: Firly Tsaqila )*Komitmen pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi desa terusdiwujudkan melalui pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan MerahPutih sebagai instrumen strategis pemberdayaan masyarakat. Koperasi Desa dirancang bukan sekadar menjadi wadah aktivitasekonomi lokal, melainkan sebagai infrastruktur ekonomi nasional yang mampu memperluas akses masyarakat desa terhadap layanan usaha, distribusi kebutuhan pokok, pembiayaan produktif, hingga penguatankesejahteraan berbasis komunitas. Sehingga evaluasi berkala menjadi elemen penting agar implementasiprogram berjalan tepat sasaran, adaptif terhadap tantangan lapangan, dan mampu memberikan manfaat berkelanjutan.Langkah cepat Kementerian Koperasi dalam merespons berbagaimasukan masyarakat menunjukkan keseriusan pemerintah menjagakualitas pelaksanaan program ini. Berbagai sorotan yang muncul di ruangpublik dipandang sebagai bentuk partisipasi konstruktif yang justrumemperkuat proses pembenahan. Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menilai perhatian masyarakatterhadap kondisi dan kesiapan Kopdes Merah Putih merupakan bagiandari pengawasan publik yang sangat dibutuhkan untuk memastikanprogram berkembang sesuai tujuan awal.Menurut Ferry, setiap laporan, masukan, dan perhatian masyarakatmenjadi bahan evaluasi yang sangat berharga bagi kementerian untukmelakukan koreksi secara menyeluruh. Ia menegaskan bahwa pemerintahmemandang keterlibatan publik sebagai bagian dari mekanismepengawasan yang memperkuat akuntabilitas tata kelola. Denganketerbukaan terhadap kritik, pemerintah menunjukkan pendekatan adaptifdalam memastikan program ini terus mengalami penyempurnaan.Pendekatan evaluatif ini penting karena skala program Kopdes MerahPutih sangat luas dan menyentuh langsung berbagai aspek kehidupanekonomi desa. Pemerintah tidak menempatkan evaluasi sebagai responsatas persoalan semata, melainkan sebagai instrumen manajemen modern yang memungkinkan setiap kelemahan terdeteksi lebih awal untuk segeradiperbaiki. Dengan demikian, proses pembenahan dapat dilakukan secarasistematis tanpa mengganggu tujuan besar pembangunan ekonomi desa.Ferry juga menekankan bahwa pemerintah akan terus menyelaraskankoordinasi lintas lembaga agar evaluasi yang dilakukan menghasilkanlangkah perbaikan konkret. Kolaborasi antara kementerian, pengelola koperasi, dan masyarakat diyakini menjadi kunci agar setiap temuanlapangan dapat segera ditindaklanjuti secara efektif. Pendekatan inimencerminkan keseriusan pemerintah membangun tata kelola koperasiyang terbuka dan responsif.Di sisi lain, penguatan evaluasi juga tampak dari keterlibatan berbagaiinstitusi pendukung. Badan Pengawas Obat dan Makanan melalui Kepala BPOM, Taruna Ikrar, mempertegas peran pengawasan distribusi obat danpangan dalam ekosistem Kopdes Merah Putih. Kehadiran BPOM memperlihatkan bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada aspekkelembagaan koperasi, tetapi juga memastikan kualitas layanan dankeamanan produk yang sampai kepada masyarakat desa.BPOM menyiapkan sistem pengawasan yang menjangkau hingga level desa, termasuk melalui pelibatan puluhan ribu kader terlatih. Langkah inimenjadi bukti bahwa evaluasi program dilakukan secara terintegrasidengan penguatan kapasitas pengawasan di lapangan. Pemerintahmemahami bahwa keberlanjutan koperasi tidak dapat dilepaskan dariterjaminnya standar mutu, keamanan, dan keandalan distribusi produk.Kepala BPOM menilai pengawasan distribusi obat dan pangan di koperasidesa membutuhkan mekanisme yang presisi karena cakupan wilayahyang luas menuntut sistem kendali yang kuat. Oleh sebab itu, pemerintahterus merancang skema baru agar distribusi tetap terkendali sekaligusmenjangkau masyarakat secara merata. Upaya ini memperlihatkanorientasi evaluasi yang tidak berhenti pada identifikasi masalah, melainkan diarahkan pada inovasi kebijakan.Pandangan mengenai pentingnya evaluasi berkala juga diperkuat ekonom CORE Indonesia, Dipo Satria Ramli. Ia menilai bahwa pengawasanberlapis sangat diperlukan mengingat fungsi Kopdes Merah Putihmencakup aspek komersial, sosial, hingga layanan distribusi strategis. Menurutnya, pembagian peran pengawasan lintas lembaga akanmemperkuat akuntabilitas sekaligus meminimalkan potensipenyimpangan.Dipo menekankan pentingnya audit independen secara berkala sebagaiinstrumen untuk mendeteksi potensi moral hazard sejak dini. Ia jugamemandang bahwa tata kelola internal yang kuat harus ditopang olehrekrutmen pengelola profesional yang tetap berbasis komunitas lokal. Keterlibatan warga desa dinilai penting untuk menumbuhkan rasa memilikisehingga keberlanjutan koperasi terjaga secara alamiah.Pandangan Dipo sejalan dengan arah kebijakan pemerintah yang menempatkan evaluasi sebagai fondasi penguatan kelembagaan. Pemerintah memahami bahwa keberhasilan program tidak cukup diukurdari jumlah koperasi yang terbentuk, tetapi dari kualitas operasional, efektivitas layanan, dan dampak nyata terhadap kesejahteraanmasyarakat.Koperasi Desa Merah Putih diproyeksikan menjadi simpul distribusi hasilpertanian, penyalur barang strategis, penyedia layanan keuangan, hinggapenggerak aktivitas ekonomi produktif di tingkat akar rumput. Denganperan sebesar itu, evaluasi berkala menjadi syarat mutlak agar setiapfungsi berjalan optimal.Melalui keterbukaan terhadap masukan, sinergi lintas lembaga, sertapenguatan pengawasan berjenjang, pemerintah menunjukkan keseriusanmenjaga keberlanjutan program ini. Evaluasi yang konsisten bukanlahtanda kelemahan, melainkan bukti hadirnya tata kelola modern yang mengedepankan perbaikan berkelanjutan demi memastikan KopdesMerah Putih benar-benar menjadi motor penggerak pemberdayaanekonomi desa di masa depan.*) Pengamat Ekonomi Desa
- Advertisement -

Baca berita yang ini