Bikin Ngakak! Bocah Ini Salah Sebut Malaikat Jadi ‘Jamal’, Netizen: Jamal Siapa?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Saat kecil, umat Muslim tentu diajarkan untuk menghafal nama-nama malaikat. Gak cuma namanya, tapi juga tugas-tugas yang dilakukan para malaikat.

Agama Islam mengajarkan ada 10 malaikat Allah SWT dan semuanya memiliki tugas yang berbeda. Tentu angka 10 bukan hal yang sedikit untuk dihafal oleh anak-anak.

Seperti halnya bocah ini. Videonya bikin netizen ngakak lantaran ia lupa nama-nama malaikat.

Saat sedang menghafal, di bagian terakhir ia nampak bingung dan berfikir siapa nama malaikat setelah malaikat Atid. Dengan polosnya ia menyebut nama ‘Jamal’.

View this post on Instagram

JAMAL SIAPE

A post shared by Receh (@receh.id) on

Jibril, Mikail, Isrofil, Izroil, Mungkar, Nakir, Rokib, Atid…. Jamal,” ucapnya spontan.

Melihat kejadian itu, netizen berhasil dibuat tertawa oleh tingkah polosnya. Seharusnya, setelah malaikat Atid, ada malaikat Malik. Warga net pun bertanya-tanya siapakah Jamal yang disebut anak itu?

“Malik ke Jamal lumayan jauh hmm,” tulis akun @annajmarrr

“Yang diinget Mal-nya doang,” kata akun atikaaz37.

“Jamal siapa? Wkwkwk,” komentar akun receh.id.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Penguatan Tata Kelola Komoditas melalui Danantara

Oleh: Nur Utunissa*Penguatan tata kelola komoditas nasional kembali menjadi fokus penting dalam arahpembangunan ekonomi Indonesia. Di tengah dinamika perdagangan global yang semakinkompetitif, pemerintah mulai mendorong sistem pengelolaan sumber daya alam yang lebihterintegrasi, transparan, dan berorientasi pada kepentingan nasional. Salah satu langkah strategis yang kini menjadi perhatian adalah penguatan peran Danantaradalam pengelolaan ekspor komoditas strategis Indonesia. Kebijakan ini dipandang sebagai upayamemastikan kekayaan sumber daya alam benar-benar memberikan manfaat optimal bagipembangunan nasional, penguatan devisa, serta ketahanan ekonomi jangka panjang.Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia menghadapi tantangan besar dalam tata niagakomoditas. Sebagai salah satu eksportir utama batu bara, minyak sawit, dan mineral strategislainnya, Indonesia memiliki posisi penting dalam rantai pasok global. Namun, besarnya potensi tersebut dinilai belum sepenuhnya memberikan dampak maksimalterhadap penerimaan negara maupun penguatan ekonomi domestik. Pemerintah melihat masihadanya celah dalam pengawasan transaksi perdagangan, termasuk persoalan ketidaksesuaianpencatatan nilai ekspor, lemahnya kontrol devisa hasil ekspor, hingga praktik transfer pricing yang merugikan kepentingan nasional.Dalam kerangka memperkuat pengawasan tersebut, Badan Pengelola Investasi Danantaramembentuk PT Danantara Sumberdaya Indonesia guna memperbaiki tata kelola eksporkomoditas strategis nasional sekaligus mencegah praktik perdagangan ilegal. Kehadiranperusahaan baru ini diproyeksikan menjadi instrumen strategis dalam memperkuat kontrolnegara terhadap arus perdagangan sumber daya alam yang selama ini menjadi salah satupenopang utama perekonomian nasional.Pemerintah juga menunjuk mantan direktur PT Vale Indonesia Tbk (INCO), Luke Thomas...
- Advertisement -

Baca berita yang ini