Biadab! Ukhti Ini Curi Kotak Amal dan Barang Jamaah saat Wudhu di Masjid, Netizen: Kelakuan Warga Neraka

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Jagat maya kembali dihebohkan oleh aksi pencuri kotak amal di sebuah tempat ibadah, masjid. Mencengangkannya lagi, tindakan itu dilakukan oleh seorang wanita berhijab.

Aksinya pun terekam kamera CCTV masjid tersebut. Videonya pun kini viral setelah diunggah akun Twitter, @areajulid.

Dalam rekaman yang beredar, terlihat wanita itu mengincar kotak amal terlebih dahulu. Kotak itu ia congkel dan mengambil uang didalamnya.

Tak lama, kamera pun mengambil momen pencuri itu mengambil barang milik jamaah perempuan yang sedang wuduh.

Dengan santainya ia mengambil tas milik jamaah itu kemudian meninggalkan lokasi.

Menurut keterangan, korban nampak kebingungan mencari tasnya yang hilang dicuri. Nampak pula pencuri itu kabur dengan sepeda motor miliknya.

Tak diketahui di mana peristiwa itu terjadi. Namun, kabarnya peristiwa itu sudah ditangani oleh pihak berwajib.

Kejadian ini pun mengundang kegeraman warganet. Mereka pun meluapkan kekesalan dan berharap wanita segera ditangkap.

“Miris banget lihatnya. ini teh kalau disuruh lomba mirip setan, setannya juara 2,” kata akun txtdaribulb.

“Katanya setan ga bisa masuk masjid, aduh berarti ini setan jenis apa yaa,” tulis akun clucucaca.

“Ada aja kelakuan warga neraka,” tulis akun dksownsi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini