Arogan! Pengunjung Minimarket Aniaya Pengendara Motor di Parkiran, Netizen Murka

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Jagat maya tengah dihebohkan dengan aksi seorang pengunjung minimarket yang menganiaya pengendara motor. Kejadian itu viral usai diunggah ke sejumlah sosial media.

Salah satunya, akun Twitter @areajulid. Dari postingannya, terlihat pria pengunjung minimarket itu mulanya hendak memarkirkan mobilnya. Namun, mobil yang ia kemudian sedikit menabrak sepeda motor yang ada di depannya.

Tak lama, si pemilik sepeda motor yang juga pengunjung minimarket itu keluar dan berhadapan dengan pria tersebut. Entah apa yang merasuki si pemilik mobil, ia tiba-tiba memukul bahkan menendang si pemilik sepeda motor.

Mereka juga nampak adu mulut, namun si pemilik sepeda motor tak membalas pukulan pria itu sedikit pun. Ia tetap dianiaya hingga terhuyung dan ditolong oleh karyawan minimarket.

Alhasil, peristiwa yang terjadi di Johor, Medan itu bikin netizen geram. Usut punya usut, korban penganiayaan itu adalah murid tahifz di sekolah Al-Azhar, Medan.

Waraganet juga meminta kepolisian mengusut pria itu dan memberinya hukuman yang setimpal.

“Sombong banget jadi orang.”

“sumpah benci banget, semoga ditangkep polisi.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini