Akun Ini Tagih Rp 1 M untuk 10 Juta Subscriber Palsu, Atta Halilintar: Ayo Ketemu di Kantor Polisi!

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Nama Youtuber Atta Halilintar tak henti-hentinya jadi perbincangan. Usai sukses mendulang 13 juta subscribers dan bikin netizen heboh, ada sejumlah pihak yang menuding jika subscriber Youtube Atta adalah palsu.

Atta pun menampik tuduhan itu dan berjanji memberikan uang Rp1 miliar jika ada orang yang bisa membuktikan jutaan subscribernya palsu.

“Jadi menurut aku YouTube benar-benar real. subscriber-nya real. Aku berani kalau ada orang bisa jual 10 juta subscriber aku bayar 1 M, aku berani. Kalau ada yang jual 10 juta subscriber, karena aku yakin itu nggak ada. Susah,” kata Atta, dikutip Selasa, 26 Maret 2019.

Namun kemudian, kehebohan berlanjut lantaran baru-baru ini ada seorang netizen akun Instagram bernama @_rthrbe yang membongkar fakta mengejutkan.

Melalui unggahannya di akun Instagram, @_rthrbe mengungkapkan jika Atta Halilintar menggunakan sebuah aplikasi penambah jumlah subscriber. Untuk membuktikan tudingannya tersebut, akun @_rthrbe bahkan memperlihatkan kode ID yang cocok dengan akun Youtube milik Atta Halilintar.

Dalam caption unggahannya, ia lantas menagih janji Atta untuk memberikan uang sebesar Rp 1 miliar karena berhasil membuktikan 10 juta subscriber palsu.

“PAYMYMONEY (bayar uang saya),” tulis @_rthrbe.

Unggahan ini tak pelak menghebohkan netizen dan diserbu banyak komentar.

“1M udah bayar bang?” komentar seorang netizen.

“Jangan lupa kasih 1M,” tulis netizen lainnya.

Usai kehebohan itu, Atta Halilintar pun menantang balik akun @_rthrbe. “Sesuai janji, ayok aku bayar cash 1M, sekarang kalau bisa buktikan 10 juta subs beli, kalau ngaur abang bayar aku 1M bisa kan?” tantang balik Atta Halilintar lewat Insta Story Instagramnya.

Atta bahkan mengajak pemilik akun tersebut untuk bertemu di kantor polisi.

“Mau ketemu di kantor polisi juga gapapa, biar abangnya aman dan nyaman saat transaksi. Sekalian bawa orang hukum bang biar dijagain gitu, kan kasian kalau abang kena pencemaran nama baik. Aku tunggu ya bang, aku atur tempat meeting transaksi kita. Polres mana maunya? yang paling aman buat abang deh,” tulis Atta Halilintar.

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini