Deretan Fakta Menarik Terkait PON Papua

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Helatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua akhirnya akan bergulir pada Oktober 2021 nanti. Pelaksanaan pesta olahraga antar provinsi ini mundur dari rencana awal. Mulanya hendak pada dilaksanakan tahun 2020, namun karena pandemi, PON Papua akhirnya baru dilaksanakan tahun ini.

Adapun pesta olahraga empat tahunan ini akan mempertandingkan 37 cabang olahraga yang diikuti sekitar 10.000 atlet dan official dari 34 provinsi.

Nah, sebenarnya PON Papua menyimpan sederet fakta yang menarik, berikut ulasan selengkapnya.

1. Memakai Maskot Endemik Papua
Maskot PON Papua XX adalah kanguru pohon atau “Kangpho”. Hewan ini merupakan salah satu hewan endemik langka yang populasinya menurun hingga 80% sejak penemuannya pada 1990.

Sedangkan cenderawasih, atau ikon “Drawa”, juga merupakan hewan yang dilindungi karena rentan terhadap perburuan ataupun perdagangan ilegal.

Menurut Kemenparekraf RI melalui instagram resminya, adanya dua maskot ini diharapkan dapat memberi pemahaman akan keragaman alam Papua yang patut dijaga bersama oleh bangsa Indonesia.

2. Noken Jadi Cenderamata PON Papua
Noken akan menjadi buah tangan dalam gelaran PON Papua. Sebanyak 25.000 noken sudah disiapkan menjadi cendera mata resmi bagi atlet dan ofisial. Cendera mata ini terwujud dengan kolaborasi BP PON dengan mama-mama Papua yang juga diberikan lokasi untuk menjual noken Papua.

Noken merupakan ikon kearifan lokal Papua sebagai alat untuk membawa barang-barang yang telah diakui UNESCO sebagai Warisan Kebudayaan Takbenda

3. Mempertandingkan Olahraga Elektronik (Esport)

Untuk pertama kalinya dalam sejarah gelaran PON, pertandingan olahraga elektronik dipertandingkan. E-sport masuk ke ajang PON XX Papua 2021 sebagai cabang olahraga eksibisi dengan mempertandingkan e-Football PES 2021, Mobile Legends, dan Free Fire, serta satu tambahan game lokal Lokapala sebagai pertandingan persahabatan.

4. Cakupan Wilayah yang Luas
Jika PON sebelumnya hanya dilakukan paling banyak dua kota, maka di PON Papua 2021 terdapat empat lokasi, yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke. Rinciannya adalah:

– Kota Jayapura: 15 cabor dengan 21 nomor disiplin,

– Kabupaten Jayapura: 14 cabor dengan 22 nomor disiplin,

– Kabupaten Mimika: 9 cabor dengan 12 nomor disiplin,

– Kabupaten Merauke: 6 cabor dengan enam nomor disiplin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini