Valentino Rossi Pensiun dari MotoGP!

Baca Juga

MATA INDONESIA, ROMA – Pebalap motor Valentino Rossi akhirnya memutuskan pensiun dari MotoGP pada akhir musim 2021. Pembalap Petronas Yamaha SRT itu mengumumkan keputusan tersebut dalam konferensi pers yang digelar khusus, Kamis 5 Agustus 2021 malam WIB. ”Seperti yang saya katakan bahwa saya akan berhenti dari dunia MotoGP,” ujar Rossi.

Pebalap asal Italia itu memutuskan untuk pensiun setelah berkarier selama 25 tahun.Rossi yang kini berusia 42 tahun memang sudah menurun prestasinya. Empat musim terakhir, Rossi tak pernah menjuarai balapan. Paling tinggi, pebalap yang dijuluki The Doctor menempati posisi kedua di MotoGP Sachsenring Jerman pada musim 2018. Saat itu, Rossi berada di belakang Marc Marquez. Rossi yang lahir 16 Februari 1979 itu memiliki catatan yang luar biasa selama kariernya di MotoGP.

Rossi mengatakan dirinya tidak bisa melupakan momen indah selama berkarier di MotoGP. Juara dunia MotoGP tujuh kali itu mengucapkan terima kasih atas semua momen indah selama kariernya. ”Saya tidak akan bisa melupakan banyak momen indah selama berkarier di MotoGP. Terima kasih atas semuanya, dengan begitu saya tidak akan balapan lagi di MotoGP 2022,” ujarnya.

Sebelumnya, Rossi sempat dikaitkan timnya, VR 46 Aramco Racing Team. Akan tetapi, keputusan Rossi tetap tidak akan membalap pada MotoGP 2022.

Rossi akan selalu dikenang sebagai salah satu pebalap terhebat dalam sejarah MotoGP. Sebab, sejak tampil di kelas 125cc hingga MotoGP, Rossi telah mengukir banyak prestasi.

Ia menjadi juara sembilan kali di MotoGP. Perinciannya tujuh kali juara di kelas 500 cc, dan masing-masing satu kali di kelas 125 dan 250 cc.

Juara pertamanya terjadi di kelas 125 cc pada tahun 1997. Rossi meraih gelar keduanya di kelas 250 cc pada tahun 1997.

Untuk di kelas 500 cc, Rossi pernah lima tahun beruntun menjadi juara dari 2001 hingga 2005. Kemudian, pebalap kelahiran Urbino, Italia itu menjadi juara di tahun 2008 dan 2009.

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Strategi Pemerintah Menekan PHK dan Menjaga Produktivitas Industri Nasional

Oleh: Faiz Permana )*Stabilitas ketenagakerjaan menjadi salah satu fondasi penting dalammenjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi nasional. Di tengahdinamika ekonomi global yang masih dibayangi ketidakpastian, pemerintah memilih mengambil langkah antisipatif dengan memperkuatsektor-sektor yang memiliki kemampuan besar dalam menyerap tenagakerja. Arah kebijakan tersebut terlihat dari rencana pemerintah menjadikan industri padat karya sebagai fokus utama kebijakan fiskal pada 2027. Pilihan ini dinilai tepat karena sektor padat karya selama ini menjaditulang punggung penyerapan tenaga kerja nasional dan memilikikontribusi besar terhadap aktivitas ekonomi di berbagai daerah.Pelaksana Harian Direktur Jenderal Stabilitas Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan, Ferry Ardiyanto, menjelaskan bahwa pemerintahtelah menyiapkan berbagai stimulus fiskal untuk memperkuat sektor-sektor yang memiliki daya serap tenaga kerja tinggi. Dukungan pemerintah terhadap dunia usaha diwujudkan melalui berbagaiinsentif fiskal. Salah satunya adalah insentif Pajak Penghasilan Pasal 21 Ditanggung Pemerintah bagi pekerja di sektor padat karya dan pariwisata. Kebijakan ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat sekaligusmemberikan ruang bagi perusahaan untuk tetap mempertahankanoperasional usahanya.Peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian serius. Melalui program magang bagi lulusan baru, pemerintah berupayamempercepat proses adaptasi generasi muda terhadap kebutuhan dunia kerja. Pengalaman kerja yang diperoleh melalui program tersebut akanmenjadi modal penting bagi pencari kerja untuk meningkatkan dayasaingnya.Skema pemberian uang saku setara upah minimum memberikan nilaitambah bagi peserta magang. Selain memperoleh pengalaman praktis, generasi muda juga mendapatkan dukungan ekonomi selama mengikutiproses pembelajaran di lingkungan kerja.Perlindungan terhadap pekerja transportasi daring diperkuat melaluipemberian diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja dan JaminanKesehatan Nasional sebesar 50 persen. Kebijakan ini menunjukkanbahwa perhatian pemerintah tidak hanya tertuju pada sektor formal, tetapijuga kepada kelompok pekerja yang menjadi bagian penting dari ekonomidigital.Penyerapan tenaga kerja di daerah juga diperkuat melalui program padatkarya tunai. Kehadiran program ini memiliki manfaat ganda karenamampu memberikan penghasilan kepada masyarakat sekaligusmendukung pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan daerah.Berbagai program prioritas nasional turut menjadi motor penciptaanlapangan kerja baru. Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satucontoh kebijakan yang memiliki dampak ekonomi luas karena melibatkanrantai pasok yang panjang, mulai dari penyediaan bahan baku hinggadistribusi.Perkiraan penyerapan sekitar 1,5 juta tenaga kerja melalui Program Makan Bergizi Gratis menunjukkan bahwa kebijakan sosial dapat berjalanberiringan dengan agenda penciptaan lapangan kerja. Efek ekonominyamenjangkau berbagai sektor usaha yang terlibat dalam pelaksanaannya.Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih juga memperlihatkanupaya pemerintah memperkuat ekonomi pesisir....
- Advertisement -

Baca berita yang ini