Usai Cetak Gol untuk Ansan Greeners, Komentar Asnawi Mangkualam Bikin Merinding

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Usai menjadi pemain Indonesia pertama yang mencetak gol di liga Korea Selatan, pemain sayap Ansan Greeners asal Indonesia, Asnawi Mangkualam, merasakan euforia seperti di Tanah Air.

Seperti diberitakan Asnawi mencetak gol tersebut saat Ansan Greeners menghajar Gimpo dengan skor 3-1, Sabtu 23 Juli 2022 di Stadion Ansan Wa, Ansan.

“Terima kasih doa dan dukungannya untuk seluruh fans @ansan_greeners_fc dan seluruh masyarakat indonesia yang support langsung di stadion. Kalian membuat kota ansan??seperti layaknya indonesia, Euforia yang luar biasa??? We love u all ❤️,” ujar Asnawi melalui akun media sosialnya yang dilihat Minggu 24 Juli 2022.

Asnawi mencetak gol di menit ke-88 melalui sudut yang sulit pada sisi kiri gawang Gimpo.

Dia bahkan terpaksa menendang bola dengan kaki kirinya hingga terjatuh karena beradu tubuh dengan pemain Gimpo.

Ternyata bola itu meluncur deras sehingga tidak mampu ditepis kiper Gimpo sehingga masuk di bagian kanan gawang tersebut.

Skor 3-1 membuat Ansan Greeners naik peringkat ke posisi sembilan dari sebelumnya di posisi 10.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini