Unik! di Australia Ada Air Terjun Mengalir Terbalik, Begini Penampakannya

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Aneh tapi nyata, itu yang bakal terungkap dari mulut seseorang yang melihatnya. Sebuah air terjun mengalirkan airnya dengan tak biasa, terbalik melawan gravitasi. Pemandangan unik terjadi di Royal National Park, Bundeena, Australia.

Umumnya, air terjun mengalir dari ketinggian dan jatuh ke perairan di bawahnya. Tapi di Royal National Park, air terjun mengalir secara terbalik melawan arah gravitasi.

Fenomena aneh tersebut terjadi lantaran adanya curah hujan tinggi yang menyebabkan angin berhembus sangat kencang. Kecepatan angin saat itu mencapai 70 kilometer per jam.

Hujan angin itu menghantam tebing air terjun dan membuat air seolah mengalir ke atas. Padahal air tersebut sebenarnya tersapu oleh kuatnya angin.

Fenomena aneh ini terekam kamera dan diunggah ke situs pengunjung Bundeena. Terlihat sangat jelas bagaimana angin menghantam tebing dengan sangat keras dan menimbulkan cipratan air ke arah atas.

Ahli meteorologi pun turut merespons fenomena ini. Menurut mereka, hal ini terjadi karena hembusan angin yang sangat kencang mampu mendorong air kembali ke tempat asalnya.

Akibat cuaca buruk beberapa waktu belakangan pun Kota Bundeena mengalami banjir. Bahkan beberapa pelayanan kapal feri pun dihentikan karena gelombang laut sangat besar.

https://www.facebook.com/watch/?ref=external&v=2721123021509252

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Flu Singapura Tak Ditemukan di Bantul, Dinkes Tetap Waspadai Gejala yang Muncul

Mata Indonesia, Bantul - Dinkes Kabupaten Bantul menyatakan bahwa hingga akhir April 2024 kemarin, belum terdapat kasus flu Singapura yang teridentifikasi. Namun, Dinkes Bantul tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. "Kami belum menerima laporan terkait kasus flu Singapura di Bantul. Kami berharap tidak ada," ujar Agus Tri Widiyantara, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul, Sabtu 4 Mei 2024.
- Advertisement -

Baca berita yang ini