Ubah Penyaluran Bansos, Jokowi Dipuji Via Vallen dan Netizen

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTAVia Vallen dan netizen memuji cara Pemerintah Jokowi mengganti bantuan sosial (Bansos) natura menjadi berbentuk tunai yang langsung dikirim ke nomor rekening masing-masing penerimanya. Jadi selain cepat sampai, tepat sasaran dan dijamin tanpa potongan.

“Ada yang berubah dalam penyaluran Bantuan Tunai tahun 2021 ini. Yakni, penyaluran Bantuan Tunai di seluruh tanah air dilakukan melalui bank-bank milik negara dan kantor pos langsung kepada para penerima,” begitu pernyataan Jokowi melalui akun instagramnya, Selasa 5 Januari 2021.

Pernyataan Jokowi itu langsung dibalas suka cita penyanyi dangdut Via Vallen yang langsung memberi tiga emoticon hati di kolom komentar Instagram resmi Jokowi.

Penyataan serupa juga diungkapkan rumah.sneakers_ ,”Nah ini lebih bagus , daripada ke rt dulu, karena udah banyak banget kasus , bantuan covid dipotong oleh rt setempat tanpa pengetahuan warganya.”

Bantuan sosial untuk 2021 dianggarkan senilai Rp 100 triliun lebih dan sudah mulai disalurkan sejak 4 Januari.

Meski dalam bentuk tunai bantuan tersebut tidak boleh dibelikan rokok dan minuman beralkohol. Ada sistem pengawasan belanja para penerima yang bisa membatalkan pengiriman selanjutnya.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Satelit Indonesia dan Jalan Panjang Menjaga Kedaulatan Informasi Nasional

Oleh: Abdul Nuhaiman*Pemerintah terus menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat kedaulataninformasi nasional melalui percepatan pembangunan infrastruktur satelit sebagaifondasi transformasi digital Indonesia. Langkah strategis tersebut tidak hanyamemastikan konektivitas menjangkau seluruh wilayah, termasuk daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), tetapi juga memperkuat ketahanan nasional di bidangkomunikasi, ekonomi digital, pendidikan, kesehatan, hingga pertahanan dan keamanan. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi global, penguatan kapasitassatelit nasional menjadi bukti bahwa pemerintah mempersiapkan Indonesia agar mampu berdiri sejajar dengan negara-negara maju sebagai bangsa yang mandiri, berdaulat, dan berdaya saing dalam mengelola ruang digital maupun ruang antariksa. Peluncuran satelit multifungsi SATRIA-1 menjadi salah satu langkah penting dalammemperluas akses internet, khususnya di wilayah terpencil, terluar, dan tertinggal. Satelit tersebut dirancang untuk melayani ribuan titik layanan publik seperti sekolah, puskesmas, kantor pemerintahan, hingga fasilitas pertahanan dan keamanan. Kehadiran satelit nasional bukan hanya mempersempit kesenjangan digital antarwilayah, tetapi juga memberikan kesempatan yang lebih merata bagi masyarakatdalam memperoleh layanan pendidikan, kesehatan, maupun ekonomi digital. Dengansemakin luasnya akses internet, peluang pengembangan usaha mikro, pembelajarandaring, dan pelayanan publik berbasis digital juga semakin meningkat.Di sisi lain, penguasaan satelit tidak cukup hanya dengan memiliki perangkat yang mengorbit di angkasa. Indonesia juga perlu membangun ekosistem industri antariksayang kuat, mulai dari pengembangan sumber daya manusia, riset teknologi, manufaktur komponen, hingga kemampuan mengoperasikan dan memelihara satelitsecara mandiri. Selama ini sebagian besar teknologi satelit masih melibatkan kerjasama dengan perusahaan luar negeri. Kerja sama tersebut memang penting sebagaibagian dari transfer teknologi, namun dalam jangka panjang Indonesia perlumeningkatkan kemampuan nasional agar tidak terus bergantung pada negara lain. Perguruan tinggi, lembaga penelitian, industri teknologi, dan pemerintah perlumemperkuat kolaborasi agar inovasi di bidang antariksa dapat berkembang secaraberkelanjutan.Selain aspek teknologi, tantangan lain yang tidak kalah penting adalah perlindunganterhadap data nasional. Perkembangan kecerdasan buatan, komputasi awan,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini