TC di Kroasia Selesai, Timnas U-19 Segera Balik ke Indonesia

Baca Juga

MATA INDONESIA, SPLIT – Timnas Indonesia U-19 merampungkan kegiatan pemusatan latihan (TC) di Kroasia. Skuat Garuda Muda segera pulang ke Tanah Air pada 26 Oktober.

Timnas U-19 memulai TC di Kroasia sejak 30 Agustus. Selama dua bulan, David Maulana dkk. menjalani 11 laga uji coba dengan hasil beragam.

11 laga uji coba yang dijalani adalah melawan Bulgaria (0-3), Kroasia (1-7), Arab Saudi (3-3), serta dua kali melawan Qatar (2-1 dan 1-1), Bosnia Herzegovina (0-1), Dinamo Zagreb (1-0), NK Dugopolje (3-0), Makedonia Utara (4-1 dan 0-0), Hajduk Split (4-0).

Kegiatan terakhir timnas U-19 adalah menjalani pertandingan internal dimana skuat dibagi dua menjadi Garuda Merah dan Garuda Putih. Laga dimenangkan Garuda Merah dengan skor 4-1.

Pelatih Shin Tae-yong mengapresiasi permainan kedua tim pada internal game kali ini. Pada laga ini pelatih asal Korea Selatan tersebut memantau laga internal game dari tempat duduk penonton.

“Perkembangan pemain semakin bagus, seluruh pemain yang kami mainkan bermain dengan penuh kerja keras dan semangat. Pertandingan kali ini saya rasa lebih bagus saat kami menjalani internal game di Jakarta beberapa waktu lalu,” ujar Shin Tae-yong, di laman resmi PSSI.

Timnas U-19 selanjutnya akan kembali ke Tanah Air pada 26 Oktober 2020. Setelah itu Garuda Muda akan libur hingga beberapa hari ke depan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Sinergitas Lintas Sektoral Pastikan Keamanan Arus Mudik

Oleh: Dwi Saputri)* Mudik Lebaran selalu menjadi momentum besar yang melibatkan pergerakan jutaanmasyarakat di seluruh Indonesia. Setiap tahun, tantangan yang muncul tidak hanya berkaitan dengan kepadatan arus transportasi, tetapi juga menyangkut kesiapanin frastruktur, keamanan perjalanan, hingga kelancaran distribusi logistik. Menghadapi dinamika tersebut, pemerintah bersama berbagai pemangku kepentingan terusmemperkuat sinergi lintas sektor guna memastikan perjalanan mudik berlangsung aman, tertib, dan nyaman. Upaya kolektif ini menunjukkan bahwa penyelenggaraanmudik Lebaran bukan sekadar agenda tahunan, melainkan kerja bersama yang menuntut koordinasi, kesiapan, dan komitmen dari seluruh elemen pemerintahan demi memberikan rasa aman bagi masyarakat yang pulang ke kampung halaman. Berdasarkan hasil survei yang telah dilaksanakan oleh Kementerian Perhubungan mengenai pergerakan masyarakat pada angkutan Lebaran tahun 2026, tercatat sebanyak 50,6 persen penduduk Indonesia atau setara dengan 143,91 juta orang diperkirakan akan melakukan perjalanan mudik. Adapun pergerakan pemudik terbesarberasal dari Jawa Barat dengan sekitar 30,97 juta orang. Sementara itu, tujuan pemudikpaling banyak tercatat menuju wilayah Jawa Tengah dengan jumlah sekitar 38,71 jutaorang. Data tersebut menggambarkan besarnya mobilitas masyarakat yang harusdikelola secara cermat agar arus perjalanan tetap terkendali. Besarnya jumlah pemudik ini tentu menuntut kesiapan sistem transportasi yang lebihmatang dibandingkan hari-hari biasa. Arus kendaraan yang...
- Advertisement -

Baca berita yang ini