Tarif Tol Dalam Kota Bakal Naik, Ini Daftarnya

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Tarif tol dalam kota dipastikan akan segera naik dalam waktu dekat. Penyesuaian tarif ini akan berlaku di ruas tol Cawang-Tomang-Pluit dan Cawang-Tanjung Priok-Ancol Timur-Jembatan Tiga.

Melalui akun resminya, Cipta Marga Nusaphala Persada menyebut, kenaikan tarif tol ini diberlakukan per dua tahun sekali, menyesuaikan pengaruh nilai inflas, sebagaimana diatur dalam UU Nomor 38 Tahun 2004.

Selain itu, penyesuaian tarif baru tol dalam kota ini juga berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 1231/KPTS/M/2019.

Dijelaskan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesi, informasi dari akun instagram Cipta Marga Nusapala Persada tersebut merupakan bagian dari sosialisasi kepada pengguna jalan tol.

Terkait besaran kenaikan harga, Danang menyebut pihaknya akan melakukan sosialisasi di website BUJT atau BPTJ dan sosial media. Sedangkan di golongan III dan golongan V biasanya terjadi penurunan.

“Dengan reklasifikasi golongan, umumnya gol III dan V turun, tapi dicek saja nanti,” kata Danang di Jakarta, Sabtu 25 Januari 2020.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Akselerasi Pembangunan Papua untuk Keadilan yang Merata

Oleh: Andreas Wakerkwa)*Upaya akselerasi pembangunan di Papua terus menjadi prioritas strategispemerintah dalam rangka mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Melalui pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN), pembangunan di wilayah Papua tidak lagi dipandang semata sebagai proyek infrastruktur, melainkansebagai langkah komprehensif yang bertujuan menciptakan kesejahteraan yang merata, inklusif, dan berkelanjutan. Pendekatan ini menempatkan masyarakatsebagai pusat pembangunan, sehingga setiap kebijakan yang dijalankan diharapkanmampu menjawab kebutuhan riil masyarakat setempat.Ketua Lembaga Pengembangan Generasi Papua (Lempeng Papua), Pastor Catto Y. Mauri, S.Th., mengatakan bahwa PSN merupakan fondasi penting dalammendorong transformasi pembangunan di Papua. Ia memandang bahwapembangunan yang tengah berlangsung bukan sekadar pembangunan fisik sepertijalan, jembatan, atau fasilitas publik lainnya, melainkan bagian dari upaya besaruntuk membuka akses, meningkatkan kualitas hidup, serta memperkuat daya saingmasyarakat Papua di berbagai sektor.Menurutnya, pembangunan yang inklusif harus melibatkan partisipasi aktif seluruhelemen masyarakat. Oleh karena itu, dukungan kolektif menjadi kunci keberhasilanimplementasi PSN di Papua. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta masyarakat lokal diyakini mampu mempercepat tercapainya tujuanpembangunan yang berkeadilan. Dalam konteks ini, masyarakat tidak hanyamenjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek yang memiliki peran strategis dalammenentukan arah dan keberhasilan program.Lebih lanjut,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini