Sudah Satu Dekade Lebih Inter Tak Rasakan ‘Dinginnya’ Puncak Klasemen

Baca Juga

MATA INDONESIA, MILAN – Inter Milan menggeser AC Milan di puncak klasemen setelah mengalahkan Lazio. Sudah lebih dari satu dekade Nerazzurri tak merasakan ‘dinginnya’ berada di puncak.

Berlaga di Giuseppe Meazza, Senin 15 Februari 2021 dini hari WIB, Inter menundukkan Lazio dengan skor 3-1. Tiga gol La Beneamata dicetak Romelu Lukaku (2) dan Lautaro Martinez. Gol semata wayang Lazio dicetak Sergej Milenkovic-Savic.

Untuk pertama kalinya Inter Milan bisa merasakan duduk di puncak klasemen sejak meraih treble di musim 2009/2010. Ini tak lepas dari hasil mengejutkan yang diraih Milan dimana mereka tumbang 0-2 di tangan tim promosi, Spezia.

“Ini adalah target yang sudah lama kami kejar, berada di puncak klasemen. Kami mencapainya hari ini setelah pertandingan melawan tim yang sangat kuat. Saya mengucapkan selamat pada Lazio dan Simone Inzaghi, karena mereka tangguh, terorganisir dan punya kualitas,” kata pelatih Inter, Antonio Conte, dikutip dari Football Italia, Senin 15 Februari 2021.

“Fakta bahwa mereka mencatatkan enam kemenangan beruntun menjadi bukti kekuatan Lazio, tapi di saat bersamaan kami bisa menunjukkan kekuatan mental,” ujarnya.

“Saya turut bahagia untuk para pemain, ini harus menjadi titik balik untuk kami, bukannya yang pertama dan terakhir. Kami tahu pertandingan selanjutnya adalah derby Milan dan berada di posisi atas jelaga laga itu menjadikannya lebih baik. Pertandingan nanti akan menarik antara dua tim dengan ambisi kuat,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini