Sejukkan Papua, Gubernur Lukas Wajibkan Warganya Doa dan Puasa Hingga Februari 2020

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA-Gubernur Provinsi Papua Lukas Enembe mengajak warganya untuk melakukan doa dan puasa hingga Februari 2020. Hal itu dilakukan untuk memohon pemulihan kondisi sosial setelah terjadi rentetan peristiwa sejak Agustus lalu.

Nantinya, doa dan puasa akan ditutup dengan ibadah bersama di Stadion Papua Bangkit pada 5 Februari 2020 yang bertepatan dengan 165 tahun Injil masuk ke Papua.

“Doa dan puasa tersebut wajib dilaksanakan hingga tahun depan, selanjutnya diakhiri dalam suasana ibadah bersama di Stadion Papua Bangkit pada 5 Februari 2020,” ujar Lukas seperti dilansir dari Antara, Jumat 20 September 2019.

Lukas berharap doa dan puasa bersama dapat membantu penyelesaian masalah di Papua. Terutama berkenaan dengan peristiwa yang terjadi beberapa hari terakhir.

Lukas mengaku sudah tidak mampu menangani masalah yang berkaitan dengan politik di wilayahnya. Oleh karena itu, doa dan puasa bersama oleh masyarakat perlu dilakukan.

Dia lalu meminta para pemuka agama membuat jadwal doa dan puasa bersama di tempat ibadahnya masing-masing.

 

Berita Terbaru

Sinergi Aparat Keamanan dan Masyarakat Jadi Pilar Utama Papua Aman dan Kondusif

Mata Indonesia, Papua – Sinergi yang kuat antara aparat keamanan dan masyarakat terus menjadi kunci utama dalam menciptakan stabilitas...
- Advertisement -

Baca berita yang ini