Sandiaga Langsung Tancap Gas, Gunakan Instagramnya Bangkitkan Ekonomi Kreatif

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno terus bekerja sejak melakukan serah terima jabatan dari pendahulunya Wishnutama Kusubandio. Kerja terbarunya adalah mempersilakan mereka yang memiliki usaha ekonomi kreatif seperti nasi tumpeng menggunakan akun instagramnya dengan tag #industrikreatif.

Ide itu muncul begitu dia mendapat kiriman nasi tumpeng dari sahabatnya Lala Gunawan dan artis Prilly Latuconsina.

Menurut Sandi usaha nasi tumpeng untuk syukuran itu akan menciptakan banyak lapangan pekerjaan.

“Yang punya usaha nasi tumpeng, silakan tag usaha kalian di sini. Saya akan bantu promosikan.#industrikreatif,” begitu pernyataan Sandiaga yang dikutip Sabtu 26 Desember 2020.

Menurut Sandi, nasi tumpeng adalah ikon kuliner nusantara yang sering sekali disajikan saat acara syukuran.

Dia juga meminta kedua sahabatnya untuk membantu membangkitkan ekonomi kreatif di Indonesia sehingga bisa membantu masyarakat Indonesia yang sedang kesulitan karena pandemi Covid19.

https://www.instagram.com/p/CJOL_G5BRrw/

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini