Rencana Prosesi Kenegaraan dan Pemakaman Ratu Elizabeth II

Baca Juga

MATA INDONESIA,LONDON – Ratu Elizabeth, pemimpin Inggris yang paling lama memerintah dalam sejarah, meninggal di kediamannya di Balmoral Skotlandia. Ia meninggal pada 8 September 2022 dengan dikelilingi oleh keluarganya.

Setelah peti matinya kembali ke London,ratu akan disemayamkan di Westminster Hall selama sekitar empat hari sebelum pemakamannya. Ini akan memungkinkan anggota masyarakat Inggris dapat melakukan penghormatan terakhir disana.

Tanggal pemakamannya akan menjadi hari libur bank di Inggris dan pasar saham akan ditutup untuk kedua kalinya dalam waktu kurang dari dua minggu untuk acara tersebut.

Peti mati ratu akan diletakkan di atas platform yang ditinggikan,yang dekinal sebagai catafaluqe,dibawah atap kayu abad ke-11.

Setiap sudut peron akan dijaga oleh tentara dari unit yang melayani rumah tangga kerajaan. Peti matinya akan diselimuti Royal Standard dan di Westminster Hall akan ditutup dengan Imperial State Crown,orb,dan scepte.

Pemakaman kenegaraan ratu diperkirakan akan berlangsung di Westminster Abbey dalam waktu kurang dari dua minggu, hari tepatnya pelaksanaan akan dikonfirmasi lebih lanjut oleh Istana Buckingham.

Peti mati Ratu Elizabeth akan dibawa dari Westminster Hall ke Westminster Abbey dengan State Gun Carriage of the Royal Navy.

Peti meti akan dibawa dengan kereta meriam, kereta ini terakhir terlihat pada pemakaman paman Pangeran Philip,Lord Mountbatten pada tahun 1989. Kereta ini ditarik oleh 142 pelaut dari Angkatan laut Kerajaan.

Melansir dari BBC, Proses pemakaman tersebut kemungkinan akan dilakukan oleh Dekan Westminster David Holey,dengan Uskup Agung Canterbury Justy Welby yang memberikan khotbah.Perdana Menteri Truss kemungkinan akan dipanggil untuk membacakan pelajaran.

Setelah upacara pemakaman,peti meti ratu akan ditarik dalam prosesi berjalan kaki ke Wellington Arch, di Hyde Park Corner London sebelum menuju Windsor dengan mobil jenazah. peti meti ratu akan melakukan perjalanan terakhirnya ke Kapel St George di Kastil Windsor.

Kapel St.George merupakan gereja yang selalu dipilih oleh keluarga kerajaan untuk pernikahan,pembaptisan,dan pemakaman. Disinilah Duke dan Duchess of Sussex, Harry dan Meghan menikah dan pemakaman mendiang suami ratu, Pangeran Philip diadakan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Sinergitas Lintas Sektoral Pastikan Keamanan Arus Mudik

Oleh: Dwi Saputri)* Mudik Lebaran selalu menjadi momentum besar yang melibatkan pergerakan jutaanmasyarakat di seluruh Indonesia. Setiap tahun, tantangan yang muncul tidak hanya berkaitan dengan kepadatan arus transportasi, tetapi juga menyangkut kesiapanin frastruktur, keamanan perjalanan, hingga kelancaran distribusi logistik. Menghadapi dinamika tersebut, pemerintah bersama berbagai pemangku kepentingan terusmemperkuat sinergi lintas sektor guna memastikan perjalanan mudik berlangsung aman, tertib, dan nyaman. Upaya kolektif ini menunjukkan bahwa penyelenggaraanmudik Lebaran bukan sekadar agenda tahunan, melainkan kerja bersama yang menuntut koordinasi, kesiapan, dan komitmen dari seluruh elemen pemerintahan demi memberikan rasa aman bagi masyarakat yang pulang ke kampung halaman. Berdasarkan hasil survei yang telah dilaksanakan oleh Kementerian Perhubungan mengenai pergerakan masyarakat pada angkutan Lebaran tahun 2026, tercatat sebanyak 50,6 persen penduduk Indonesia atau setara dengan 143,91 juta orang diperkirakan akan melakukan perjalanan mudik. Adapun pergerakan pemudik terbesarberasal dari Jawa Barat dengan sekitar 30,97 juta orang. Sementara itu, tujuan pemudikpaling banyak tercatat menuju wilayah Jawa Tengah dengan jumlah sekitar 38,71 jutaorang. Data tersebut menggambarkan besarnya mobilitas masyarakat yang harusdikelola secara cermat agar arus perjalanan tetap terkendali. Besarnya jumlah pemudik ini tentu menuntut kesiapan sistem transportasi yang lebihmatang dibandingkan hari-hari biasa. Arus kendaraan yang...
- Advertisement -

Baca berita yang ini