Ramalan Cuaca Hari ini, Wilayah Jaksel dan Jabar akan Hujan Siang hingga Malam

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prediksi soal kondisi cuaca wilayah DKI Jakarta pada Jumat, 9 Oktober 2020.

Melansir situs resmi BMKG, pagi ini, wilayah Jakarta Selatan bakal cerah berawan. Namun, pada siang hingga malam akan diguyur hujan sedang, lalu kembali cerah berawan pada dini hari.

Kondisi yang sama akan terjadi di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat dan Jakarta Utara.

Sementara untuk wilayah Jakarta Timur, pagi ini akan cerah berawan. Namun pada siang hari hingga malam hari akan diguyur hujan sedang, lalu cerah berawan di dini hari.

Sedangkan wilayah Kepulauan Seribu pagi ini akan cerah berawan. Kemudian di siang hari akan berubah cerah. Selanjutnya pada malam hari akan dilanda hujan ringan dan pada dini hari kembali berawan.

Secara keseluruhan suhu udara Jakarta berkisar dari 24-34 derajat celcius. Sedangkan kelembapan udara mencapai 70-90 persen.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini