Pemuda Ini Tembak Kepalanya Sendiri usai Mutilasi dan Simpan Jasad Ibunya di Kulkas

Baca Juga

MINEWS, THAILAND – Seorang pemuda nekat bunuh diri dengan cara menembakkan kepalanya sendiri usai dirinya ketahuan membunuh ibunya. Jasad ibunya dimutilasi kemudian di simpan di lemari kulkas.

Aksi pemuda itu terungkap setelah teman ibunya mencari korban karena ada urusan bisnis. Setelah mendatangi rumahnya, pelaku menolak teman ibunya itu untuk masuk rumahnya.

Merasa curiga, teman ibunya itu memaksa dan memasuki rumah, wanita itu telah mencari kemana-mana dan akhirnya menemukan tubuh ibu di lemari es. Saat itulah sang putra rupanya mengambil pistol dari sebuah ruangan dan menembak dirinya sendiri.

Dilansir dari Bangkok Post, sang ibu dipotong-potong menjadi lima bagian. Tubuh bagian atasnya menunjukkan sembilan luka tusukan ke belakang, sedangkan luka sayatan ditemukan di lehernya.

Ketika polisi tiba di tempat kejadian, putranya, yang merupakan mahasiswa tahun kedua di sebuah institut teknologi, masih hidup dengan pistol di sebelah tubuhnya meskipun ada luka tembak di kepala. Dia dilaporkan meninggal beberapa jam kemudian di Rumah Sakit Nakhon Thon.

Kerabat mereka sejak itu berbicara tentang ketidakstabilan mental anak itu, karena catatan menunjukkan bahwa dia adalah pasien rawat jalan di Somdet Chaopraya Institute of Psychiatry dan juga menderita depresi berat.

Hingga saat ini masih belum dipastikan apa yang menyebabkan putranya menyerang ibunya dengan cara yang mengerikan.

Berita Terbaru

Strategi Pemerintah Menekan PHK dan Menjaga Produktivitas Industri Nasional

Oleh: Faiz Permana )*Stabilitas ketenagakerjaan menjadi salah satu fondasi penting dalammenjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi nasional. Di tengahdinamika ekonomi global yang masih dibayangi ketidakpastian, pemerintah memilih mengambil langkah antisipatif dengan memperkuatsektor-sektor yang memiliki kemampuan besar dalam menyerap tenagakerja. Arah kebijakan tersebut terlihat dari rencana pemerintah menjadikan industri padat karya sebagai fokus utama kebijakan fiskal pada 2027. Pilihan ini dinilai tepat karena sektor padat karya selama ini menjaditulang punggung penyerapan tenaga kerja nasional dan memilikikontribusi besar terhadap aktivitas ekonomi di berbagai daerah.Pelaksana Harian Direktur Jenderal Stabilitas Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan, Ferry Ardiyanto, menjelaskan bahwa pemerintahtelah menyiapkan berbagai stimulus fiskal untuk memperkuat sektor-sektor yang memiliki daya serap tenaga kerja tinggi. Dukungan pemerintah terhadap dunia usaha diwujudkan melalui berbagaiinsentif fiskal. Salah satunya adalah insentif Pajak Penghasilan Pasal 21 Ditanggung Pemerintah bagi pekerja di sektor padat karya dan pariwisata. Kebijakan ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat sekaligusmemberikan ruang bagi perusahaan untuk tetap mempertahankanoperasional usahanya.Peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian serius. Melalui program magang bagi lulusan baru, pemerintah berupayamempercepat proses adaptasi generasi muda terhadap kebutuhan dunia kerja. Pengalaman kerja yang diperoleh melalui program tersebut akanmenjadi modal penting bagi pencari kerja untuk meningkatkan dayasaingnya.Skema pemberian uang saku setara upah minimum memberikan nilaitambah bagi peserta magang. Selain memperoleh pengalaman praktis, generasi muda juga mendapatkan dukungan ekonomi selama mengikutiproses pembelajaran di lingkungan kerja.Perlindungan terhadap pekerja transportasi daring diperkuat melaluipemberian diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja dan JaminanKesehatan Nasional sebesar 50 persen. Kebijakan ini menunjukkanbahwa perhatian pemerintah tidak hanya tertuju pada sektor formal, tetapijuga kepada kelompok pekerja yang menjadi bagian penting dari ekonomidigital.Penyerapan tenaga kerja di daerah juga diperkuat melalui program padatkarya tunai. Kehadiran program ini memiliki manfaat ganda karenamampu memberikan penghasilan kepada masyarakat sekaligusmendukung pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan daerah.Berbagai program prioritas nasional turut menjadi motor penciptaanlapangan kerja baru. Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satucontoh kebijakan yang memiliki dampak ekonomi luas karena melibatkanrantai pasok yang panjang, mulai dari penyediaan bahan baku hinggadistribusi.Perkiraan penyerapan sekitar 1,5 juta tenaga kerja melalui Program Makan Bergizi Gratis menunjukkan bahwa kebijakan sosial dapat berjalanberiringan dengan agenda penciptaan lapangan kerja. Efek ekonominyamenjangkau berbagai sektor usaha yang terlibat dalam pelaksanaannya.Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih juga memperlihatkanupaya pemerintah memperkuat ekonomi pesisir....
- Advertisement -

Baca berita yang ini