Mulai Hari Ini, KRL Tak Berhenti di Stasiun Tanah Abang

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTAPT Kereta Commuter Indonesia (KCI) melakukan rekayasa perjalanan kereta rel listrik (KRL) tujuan Tanah Abang di jam yang ditentukan.

Pemprov DKI Jakarta berkordinasi dengan Pihak KCI untuk melakukan penyesuaian jam operasi di Stasiun Tanah Abang, yakni tidak ada pemberhentian kereta di Stasiun Tanah Abang pada pukul 15.00-19.00 WIB mulai 3 Mei 2021. Tidak disebutkan sampai kapan kebijakan ini berlaku.

Pemprov DKI Jakarta akan menyediakan bus pengumpan TransJakarta untuk beroperasi dari Jalan Jatibaru untuk mengantarkan penumpang ke stasiun terdekat lainnya.

Kebijakan ini diambil mengantisipasi lonjakan penumpang maupun pengunjung Pasar Tanah Abang di area stasiun jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Pasalnya, pada Minggu 2 Mei kemarin, terjadi lonjakan pengunjung di Pasar Tanah Abang. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut, setidaknya ada 87 ribu orang di pasar Tanah Abang.

Berikut rekayasa jalur KRL di Stasiun Tanah Abang:

1. KRL Lintas Rangkasbitung/Parungpanjang/Serpong – Tanah Abang PP perjalannya hanya sampai dan berawal dari Stasiun Palmerah.

2. KRL Lintas Bogor/Depok/Nambo – Angke/Jatinegara PP tidak berhenti di Stasiun Tanah Abang. Pengguna di lintas tersebut tetap dapat naik/turun menggunakan alternatif Stasiun Karet, Stasiun Duri, dan Stasiun Angke.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini