MU Catat 21 Laga Tak Terkalahkan di Kandang Lawan, Solskjaer Kecewa

Baca Juga

MATA INDONESIA, LONDON – Manchester United (MU) melalui 21 pertandingan tandang tanpa terkalahkan. Pelatih Ole Gunnar Solskjaer tetap kecewa karena anak asuhnya gagal meraih kemenangan.

MU harus puas bermain imbang 0-0 dengan Crystal Palace, Kamis 4 Maret 2021 dini hari WIB di Selhurst Park. Meski unggul dalam penguasaan bola, penampilan MU sangat mengecewakan. Hanya satu tendangan yang membahayakan gawang Palace.

Hasil imbang ini membuat MU tak terkalahkan dalam 21 laga tandang. Tapi, di satu sisi, hasil imbang semakin sulit mengejar Manchester City di puncak klasemen yang kini unggul 14 poin.

“Jika Anda ingin mendekat ke puncak, Anda harus meraih kemenangan. Anda harus berjuang, memenangkan tekel, dan mengumpan lebih baik lagi. Kami kehilangan tempo permainan. Ini jelas bukan malam terbaik kami,” kata Solskjaer, dikutip dari BBC, Kamis 4 Maret 2021.

“Tentu saja ini mengkhawatirkan. Ketika mencatatkan clean sheet di tiga pertandingan beruntun, biasanya itu membantu Anda menang. Tapi, kami tidak menampilkan kualitas. Kami harus menemukan percikan itu lagi, kualitas lagi, dan berusaha memenangkan banyak pertandingan,” ujarnya.

“Beberapa kali ketika kami menaikkan tempo di waktu yang tepat, kami menciptakan peluang yang cukup bagus. Tapi, saya pikir kami tak pantas mendapatkan lebih dari satu poin,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Sidak Ramadan sebagai Instrumen Stabilitas Pasar

Oleh: Yusuf Rinaldi)* Setiap memasuki bulan suci Ramadan dan menjelang Idulfitri, pemerintahmemastikan stabilitas harga dan ketersediaan pangan nasional tetap terjaga melaluilangkah pengawasan yang aktif dan terukur. Peningkatan aktivitas konsumsimasyarakat dipandang sebagai momentum positif yang mencerminkan perputaranekonomi yang dinamis. Dalam kerangka tersebut, inspeksi mendadak (sidak) menjadi instrumen strategis untuk memperkuat tata kelola pangan, memastikandistribusi berjalan lancar, serta menjaga keterjangkauan harga bahan pokok. Kehadiran langsung pemerintah di lapangan menegaskan komitmen kuat dalammelindungi kepentingan masyarakat, memperkuat transparansi rantai pasok, sertamembangun kepercayaan publik terhadap sistem pangan nasional yang tangguhdan responsif. Langkah tersebut terlihat nyata ketika Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Sarwo Edhy, turun langsung melakukan pemantauan di Pasar Jonggol, yang selama ini dikenal sebagai pasar penyangga bagi wilayah Bogor, Bekasi, hingga Jakarta. Kehadiran pejabat tinggi di titik distribusi akhir menunjukkan bahwapemerintah mengedepankan pengawasan berbasis kondisi riil lapangan. SarwoEdhy menegaskan bahwa selama Ramadan pemerintah tidak boleh lengah dan harus memastikan harga tetap terkendali serta distribusi berjalan lancar. Jika ditemukan ketidaksesuaian, langkah pembenahan akan segera dilakukan di lokasi. Hasil pemantauan memperlihatkan mayoritas komoditas pangan strategis beradadalam kondisi relatif stabil. Harga beras medium lokal berada di kisaran Rp13.000 per kilogram dan beras premium Rp14.500 per...
- Advertisement -

Baca berita yang ini