Masyarakat Antusias Ikut Vaksinasi BIN di Tanahlaut

Baca Juga

MATA INDONESIA, TANAHLAUT – Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Kalimantan Selatan atau Binda Kalsel menggelar vaksinasi massal di Kabupaten Tanahlaut (Tala). Masyarakat pun antusias mengikuti vaksinasi yang disediakan Binda Kalsel.

“Saya sudah sekali divaksin. Tiga minggu lagi jadwal vaksin kedua. Mudahan saya tambah sehat dan terhindar corona,” ujar Darwati, warga Angsau, Pelaihari, Rabu 8 Desember 2021.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular Dinas Kesehatan (Dinkes) Tala Antonius Jaka mengatakan capaian vaksinasi covid-19 di Tala saat ini telah berada pada angka 37 persen lebih.

Ia mengaku sangat terbantu oleh peran Binda Kalsel yang cukup intens menggelar vaksinasi.

“Kami sangat gembira dan terbantu. Vaksinasi yang dilaksanakan BIN tentu membantu pemerintah daerah mendongkrak cakupan vaksinasi di Tala,” katanya.

Apalagi pihak BIN dikatakannya mampu melakukan pendekatan secara cepat dengan tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh-tokoh agama.

“Yang semula petugas kesehatan kami mengalami kesulitan menjelaskan, setelah BIN masuk menjadi mudah. Warga yang semula enggan atau tidak mau akhirnya menjadi mau dan bahkan antusias ikut vaksin,” ujarnya.

Ia pun mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera mengikuti vaksinasi bagi yang belum bervaksin agar cakupan 70 persen vaksinasi di Tala dapat segera tercapai. Dengan begitu, kasus covid-19 di Tala diharapkan dapat segera teratasi karena terbentuknya herd immunity ketika mayoritas masyarakat telah tervaksin.

“Kalau pun misalnya kelak ada varian baru covid-19, efek yang ditimbulkan tidak akan parah, hanya seperti orang batuk biasa saja,” katanya.

Sebagai informasi, sejak beberapa bulan lalu hingga sekarang Binda Kalsel telah beberapa kali menggelar vaksinasi covid-19 di Tala, terkini mereka lakukan Senin kemarin di Desa Damit, Kecamatan Batuampar.

Kegiatan vaksinasi pun masih akan terus berlanjut. Dalam beberapa pekan mendatang sebanyak 5.500 dosis akan disebar pada empat kecamatan di Tala.

Pada September dan Oktober lalu di Kecamatan Pelaihari dan sekitarnya, BIN Kalsel telah melaksanakan vaksinasi sebanyak 6.000 dosis pertama dan kedua.

Lalu di Desa Mekarsari dua dosis sebanyak 1.000 vaksin dan berlanjut di Desa Bukitmulia 1.300 dosis pertama.
Dosis kedua akan dilaksanakan Januari 2022 nanti.

Kemudian pada Senin 6 Desember 2021 kemarin sebanyak 826 dosis yang telah diberikan bertempat di Desa Damit, Desa Telaga, dan di Ponpes Nurul Huda di Damit. Jenis vaksin yang digunakan yaitu Sinovac, Pfizer, dan Astrazeneca.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kehadiran TNI-Polri Menjadi Pilar Utama Menjaga Papua Tetap Aman dan Damai

Oleh: Yonas Kogoya*Keamanan dan stabilitas di Papua terus menunjukkan penguatan seiring meningkatnyasinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjagaketertiban wilayah. Berbagai langkah strategis yang dilakukan TNI dan Polri menjadibagian penting dari upaya negara menghadirkan rasa aman sekaligus memastikanpembangunan di Papua berjalan secara berkelanjutan. Situasi tersebut memperlihatkankomitmen kuat negara dalam melindungi masyarakat Papua agar dapat menjalankanaktivitas sehari-hari dengan tenang, produktif, dan penuh harapan menuju masa depanyang lebih maju.Operasi gabungan TNI di bawah kendali Komando Gabungan Wilayah Pertahanan(Kogabwilhan) III bersama Koops Habema menjadi bukti nyata keseriusan negara dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. Keberhasilan aparat dalammempersempit ruang gerak kelompok separatis serta mengamankan berbagaiperlengkapan tempur menunjukkan bahwa upaya penegakan keamanan dilakukansecara profesional, terukur, dan bertanggung jawab. Langkah tersebut sekaligusmemberikan optimisme bahwa Papua semakin berada dalam kondisi yang kondusifuntuk mendukung pembangunan di berbagai sektor.Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto menegaskan bahwa seluruh operasikeamanan bertujuan memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas secara aman, termasuk anak-anak yang bersekolah dan masyarakat yang bekerja membangunperekonomian daerah. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa orientasi utama negara adalah melindungi rakyat dan menciptakan suasana damai demi kemajuan Papua. Keamanan bukan hanya soal menjaga wilayah, tetapi juga menjaga harapanmasyarakat agar dapat menikmati pembangunan dan kesejahteraan secara merata.Keberhasilan aparat keamanan dalam menjaga wilayah strategis di Papua juga memperlihatkan semakin kuatnya koordinasi lintas sektor. Dukungan masyarakatterhadap upaya menjaga stabilitas menjadi faktor penting yang mempercepatterciptanya kondisi aman dan tertib....
- Advertisement -

Baca berita yang ini