Mantan Rekan Setim Maradona Menangis saat Siaran Langsung TV

Baca Juga

MATA INDONESIA, MADRID – Jorge Valdano menangis saat siaran langsung di sebuah televisi. Valdano adalah rekan setim Maradona saat menjuarai Piala Dunia 1986 dengan Argentina.

Valdano dan Maradona bahu-membahu membawa Argentina juara Piala Dunia 1986 di Meksiko. Saat itu, Maradona menciptakan kontroversi dengan mencetak gol menggunakan tangan ketika melawan Inggris di perempatfinal. Argentina akhirnya menang 2-1.

Valdano, yang juga dikenal sebagai legenda Real Madrid, sedang berada di Stadion Wanda Metropolitano sebagai pundit untuk pertandingan Atletico Madrid lawan Lokomotiv Moskow.

Saat itu, Valdano diwawancara salah satu televisi Spanyol. Dia diminta berkomentar terkait berita meninggalnya Maradona dan kenangan apa yang diingat Valdano bersama sang legenda.

“Berita itu benar-benar membuat saya terkejut, sama seperti semua orang. Saya benar-benar merasa sakit, para pemain dan juga keluarga Maradona,” kata Valdano, dikutip dari Marca, Jumat 27 November 2020.

“Banyak kenangan saya bersama Maradona yang membuat saya tersenyum,” lanjut Valdano, yang mulai menangis. Siaran langsung tersebut diakhiri lebih cepat karena Valdano tak mampu berkata-kata lagi.

Maradona meninggal pada Rabu 25 November 2020 malam WIB karena serangan jantung. Argentina menetapkan hari berkabung nasional selama tiga hari hingga Sabtu 28 November. Maradona dimakamkan di Jardin Bella Bista, Jumat 27 November 2020 WIB.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Strategi Pemerintah Menekan PHK dan Menjaga Produktivitas Industri Nasional

Oleh: Faiz Permana )*Stabilitas ketenagakerjaan menjadi salah satu fondasi penting dalammenjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi nasional. Di tengahdinamika ekonomi global yang masih dibayangi ketidakpastian, pemerintah memilih mengambil langkah antisipatif dengan memperkuatsektor-sektor yang memiliki kemampuan besar dalam menyerap tenagakerja. Arah kebijakan tersebut terlihat dari rencana pemerintah menjadikan industri padat karya sebagai fokus utama kebijakan fiskal pada 2027. Pilihan ini dinilai tepat karena sektor padat karya selama ini menjaditulang punggung penyerapan tenaga kerja nasional dan memilikikontribusi besar terhadap aktivitas ekonomi di berbagai daerah.Pelaksana Harian Direktur Jenderal Stabilitas Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan, Ferry Ardiyanto, menjelaskan bahwa pemerintahtelah menyiapkan berbagai stimulus fiskal untuk memperkuat sektor-sektor yang memiliki daya serap tenaga kerja tinggi. Dukungan pemerintah terhadap dunia usaha diwujudkan melalui berbagaiinsentif fiskal. Salah satunya adalah insentif Pajak Penghasilan Pasal 21 Ditanggung Pemerintah bagi pekerja di sektor padat karya dan pariwisata. Kebijakan ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat sekaligusmemberikan ruang bagi perusahaan untuk tetap mempertahankanoperasional usahanya.Peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian serius. Melalui program magang bagi lulusan baru, pemerintah berupayamempercepat proses adaptasi generasi muda terhadap kebutuhan dunia kerja. Pengalaman kerja yang diperoleh melalui program tersebut akanmenjadi modal penting bagi pencari kerja untuk meningkatkan dayasaingnya.Skema pemberian uang saku setara upah minimum memberikan nilaitambah bagi peserta magang. Selain memperoleh pengalaman praktis, generasi muda juga mendapatkan dukungan ekonomi selama mengikutiproses pembelajaran di lingkungan kerja.Perlindungan terhadap pekerja transportasi daring diperkuat melaluipemberian diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja dan JaminanKesehatan Nasional sebesar 50 persen. Kebijakan ini menunjukkanbahwa perhatian pemerintah tidak hanya tertuju pada sektor formal, tetapijuga kepada kelompok pekerja yang menjadi bagian penting dari ekonomidigital.Penyerapan tenaga kerja di daerah juga diperkuat melalui program padatkarya tunai. Kehadiran program ini memiliki manfaat ganda karenamampu memberikan penghasilan kepada masyarakat sekaligusmendukung pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan daerah.Berbagai program prioritas nasional turut menjadi motor penciptaanlapangan kerja baru. Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satucontoh kebijakan yang memiliki dampak ekonomi luas karena melibatkanrantai pasok yang panjang, mulai dari penyediaan bahan baku hinggadistribusi.Perkiraan penyerapan sekitar 1,5 juta tenaga kerja melalui Program Makan Bergizi Gratis menunjukkan bahwa kebijakan sosial dapat berjalanberiringan dengan agenda penciptaan lapangan kerja. Efek ekonominyamenjangkau berbagai sektor usaha yang terlibat dalam pelaksanaannya.Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih juga memperlihatkanupaya pemerintah memperkuat ekonomi pesisir....
- Advertisement -

Baca berita yang ini