Mancini Bawa Hoki, Spesialis Memutus Dahaga Gelar Juara

Baca Juga

MATA INDONESIA, LONDON – Roberto Mancini jelas menjadi sosok berperan besar di balik kesuksesan Italia menjuarai Piala Eropa 2020. Dia sosok pembawa hoki saat masih bermain dan menjadi arsitek tim.

Mancini memimpin Italia menjuarai Piala Eropa 2020 usai mengalahkan Inggris 3-2 (1-1) dalam adu penalti, Senin 12 Juli 2021 dini hari WIB di Stadion Wembley.

Bagi Italia, gelar juara ini sangat berharga karena terakhir kali meraih titel serupa pada 1968 atau 53 tahun lalu. Mancini berhasil memutus dahaga gelar.

Tapi, ini bukan pertama kali Mancini mampu memutus dahaga gelar juara. Saat masih aktif menjadi pemain, dia meraih Scudetto bersama Sampdoria di musim 1990/91. Itu adalah gelar pertama Il Samp sejak 1946.

Mancini juga membawa keberuntungan dengan meraih Scudetto bersama Lazio musim 1999/2000. Bersama Pavel Nedved, Alessandro Nesta, dkk., Mancini memutus dahaga gelar ‘Si Elang’ setelah terakhir kali juara Serie A pada 1974.

Saat menjadi pelatih, Mancini juga mampu memutus dahaga gelar juara. Pertama, dia melakukannya bersama Inter Milan. Dia menghapus dahaga gelar Nerazzurri di musim 2005/06. Scudetto terakhir Inter adalah di 1989. Tak hanya satu, Mancio memenangkan tiga Scudetto selama di Giuseppe Meazza.

Terakhir, pelatih 56 tahun itu membawa Manchester City juara Liga Premie Inggris di musim 2011/12. Titel juara diraih dengan dramatis dimana ditentukan di laga pamungkas musim. Mereka menang 2-1 atas QPR setelah sempat tertinggal 0-1. Itu adalah gelar Liga Inggris pertama setelah tahun 1968.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Tanpa Kematian Sapi, Kasus PMK di Kulon Progo Berangsur Turun: DPP Beri Obat, Vitamin, dan Siapkan Vaksin 9.200 Dosis

Mata Indonesia, Kulon Progo - Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulon Progo mencatat penurunan jumlah kasus aktif Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi ternak. Meski sempat melonjak pada awal 2026, kondisi terbaru menunjukkan tren membaik.
- Advertisement -

Baca berita yang ini