Jubir Satgas Covid19 Skakmat Media Australia

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Juru bicara (Jubir) satuan tugas (Satgas) Covid19, Wiku Adisasmito menjawab tegas media Australia, Sydney Morning Herald, yang menganggap Pemerintah Indonesia sedang melakukan kebijakan herd immunity karena angka kasus positif 118.753 pada Kamis 6 Agustus 2020.

Pertanyaan itu terungkap saat Wiku melakukan konferensi pers mingguan yang ditanyangkan akun Setpres di YouTube.

Usai memberi penjelasan soal penanganan Covid19 di Indonesia, media Australia itu mengajukan pertanyaan tertulis, “Apakah Indonesia sedang menjalankan kebijakan herd immunity?”

Langsung saja pertanyaan itu dijawab tegas oleh Wiku. “The answer is no,” kata Wiku.

Media Australia beralasan bahwa menurut pengetahuannya, masyarakat yang tidak menerapkan lockdown di wilayah yang terjadi penularan Covid19 mengarah pada kebijakan herd immunity.

Hal itu menurut Wiku adalah pandangan yang salah. Menurutnya mitigasi Covid19 selalu ditangani dengan hati-hati dan diawasi termasuk perapan sejumlah pembatasan.

Herd immunity adalah sebuah kebijakan yang membiarkan Covid19 menginfeksi masyarakat sehat sehingga imunitas mereka bisa menghentikan penyebaran virus tersebut yang pada akhirnya membuat wabah itu reda dengan sendirinya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini