Jadi, Siapa Lagi Artis yang Bakal Terlibat Narkoba Setelah Nunung dan Jefri?

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA - Setelah Nunung tertangkap karena sabu-sabu pekan lalu, dan yang terbaru Jefri Nichol diciduk lagi asyik nyimeng ganja, rupanya masih ada lagi sejumlah artis yang menjadi incaran polisi untuk diamankan terkait narkoba.

Siapa saja mereka?

Mengenai nama-nama artis itu ternyata pernah disinggung Ketua Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN) Brigjen Siswandi beberapa waktu lalu setelah Nunung digerebek. Saat itu, Siswandi pernah menyebut sejumlah inisial seperti N dan J.

N jelas mengarah pada Nunung, sedangkan J kemungkinan besar yang dimaksud Siswadi adalah Jefri Nichol si pemeran film ‘Dear Nathan’.

“Dulu kalau mau lihat file-file video. Dulu sempat saya sampaikan, inisial J saya sampaikan, inisial N saya sampaikan,” kata Brigjen Siswandi dalam sebuah acara di televisi, baru-baru ini.

Saat ini, aparat dan GPAN mengantongi empat inisial nama yang diperingatkan bahwa mereka tengah diintai dan menanti untuk diringkus. Tiga dari empat tersebut adalah inisial M, B dan D.

Sedangkan nama terakhir Siswandi mengambil dari huruf tengahnya, yaitu inisial A. Sayangnya, Siswandi tak memberi petunjuk lebih jelas mengenai insial-inisial artis pemakai narkoba itu.

Berita Terbaru

Arah Baru Ekonomi Nasional Menguat Usai PidatoPresiden di DPR

Oleh: Dalia Kinanti )*Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal(KEM-PPKF) RAPBN 2027 menjadi penanda penting arah barupembangunan ekonomi nasional. Kehadiran langsung Presiden untuk memaparkan kebijakan ekonomi dan fiskal memperlihatkan keseriusan pemerintah dalam menjawab tantanganglobal sekaligus memperkuat optimisme terhadap masa depan ekonomiIndonesia.Pemerintah Indonesia memandang situasi ekonomi global yang dipenuhiketegangan geopolitik, perlambatan ekonomi dunia, dan tekanan terhadapnilai tukar sebagai tantangan yang harus dihadapi dengan kebijakan yang terukur. Karena itu, Presiden Prabowo memilih menyampaikan langsungarah kebijakan ekonomi nasional agar publik memperoleh kepastianmengenai strategi pemerintah menjaga stabilitas ekonomi.Presiden Prabowo Subianto menyoroti bahwa pertumbuhan ekonomiIndonesia selama tujuh tahun terakhir memang menunjukkanperkembangan positif. Namun, Presiden juga mengingatkan masih adanya persoalanmeningkatnya jumlah masyarakat miskin dan rentan miskin sertamenurunnya kelas menengah dalam periode yang sama. Kondisi tersebutdinilai menjadi tanda bahwa arah pembangunan ekonomi perlu diperbaikiagar hasil pertumbuhan dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat.Pemerintah menilai pembangunan ekonomi tidak cukup hanya mengejarpertumbuhan angka makro. Pemerintah ingin memastikan pertumbuhanekonomi mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat, memperkuat dayabeli masyarakat, dan memperluas kesempatan ekonomi bagi seluruhlapisan masyarakat.Presiden Prabowo Subianto juga menyoroti rendahnya rasio penerimaannegara terhadap produk domestik bruto dibandingkan sejumlah negara berkembang lain seperti India, Filipina, dan Meksiko. Pemerintahmemandang kondisi tersebut perlu dibenahi karena berdampak terhadapkemampuan negara dalam membiayai pembangunan nasional dan memperluas program kesejahteraan masyarakat.Pemerintah Indonesia menegaskan pembenahan tata kelola ekonomiharus dilakukan secara menyeluruh. Presiden Prabowo mengungkapadanya praktik oknum pelaku usaha yang tidak melaporkan keuntungansecara faktual dan memindahkan perusahaan ke luar negeri demi memperoleh keuntungan lebih besar. Pemerintah menilai praktik tersebutmenghambat optimalisasi penerimaan negara dan mengurangi manfaatekonomi bagi rakyat.Presiden Prabowo Subianto juga menyoroti posisi Indonesia sebagaiprodusen utama sejumlah komoditas dunia yang belum sepenuhnyamemiliki kendali terhadap penentuan harga ekspor. Pemerintah menilaikondisi itu menjadi alasan penting untuk memperkuat hilirisasi industri, meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, dan memperkuatkemandirian ekonomi nasional.Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa arah pembangunan ekonomitetap berpedoman pada Pasal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini