Ini Janji Bupati Blora di Hadapan Ibunda Pratama Arhan Jika Timnas Indonesia Memenangi Piala AFF

Baca Juga

MATA INDONESIA, BLORA – Doa untuk Tim Nasional (Timnas) Sepakbola Indonesia di Piala AFF 2020 tidak henti-hentinya tercurah dari warga Tanah Air termasuk Bupati Blora, Arief Rohman yang berjanji menyembelih seekor sapi jika Timnas memenangi Piala AFF.

Hal tersebut diungkapkannya di hadapan ibunda Pratama Arhan, bek timnas yang sempat menyumbangkan satu gol pada pertandingan semifinal leg 2 melawan Singapura.

“Kalau timnas menang kita mbeleh (menyembelih) sapi di tempatnya (rumah) Arhan,” ujar Arif saat mengadakan nonton bareng (nobar) di Pendopo Kabupaten Blora yang dilihat Minggu 26 Desember 2021.

Ibunda Arhan yang mengikuti nobar tersebut tampak terbawa suasana. Ketika timnas dalam bahaya “serangan” Singapura tampak ekspresi wajahnya khawatir, sedangkan ketika unggul langsung ceria.

Apalagi, saat putranya melesakkan bola ke gawang Singapura, sang ibunda tampak malu-malu langsung lompat dari kursinya sambil melompat-lompat kegirangan.

Para penonton lainnya tak terkecuali. Bahkan begitu juga Arief yang mengepalkan tangannya sambil meninju ke udara.

Arhan bersama keluarganya tinggal di rumah sederhana berdinding kayu dan beralas tanah di daerah Dukuh Karangnongo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Banjarejo, Blora, Jawa Tengah

Sementara itu, Timnas Indonesia akan menghadapi pemenang pertandingan antara Thailand dan Vietnam leg kedua.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini