Ini Alasan Gerindra Masukan Sandiaga dalam Tim Pemenangan Bobby-Aulia di Pilwalkot Medan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Nama Sandiaga Uno masuk dalam tim pemenangan Bobby Nasution-Aulia Rachman di Pilwalkot Medan, Sumatera Utara.

Menurut Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, keterlibatan Sandiaga tersebut adalah sebuah kewajaran dalam berpartai. Apalagi ia adalah bagian dari Gerindra. Sebagai info, Sandiaga kini masih menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra.

“Bahwa memenangkan calon yang diusung Partai Gerindra merupakan satu hal yang tidak perlu dibesar-besarkan, karena itu adalah kewajiban selaku kader partai,” katanya dalam keterangannya, Minggu 20 September 2020.

Dasco juga menjelaskan bahwa sebagai sosok yang memiliki banyak pendukung, Sandiaga Uno tak hanya akan membantu Bobby-Aulia di Pilwalkot Medan. Ia juga akan ikut membantu dalam Pilkada di daerah-daerah strategis yang mengusung calon dari Partai Gerindra.

Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno, diketahui masuk dalam struktur tim pemenangan pasangan Bakal Calon Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution.

Bobby yang merupakan menantu Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) maju bersama kader Gerindra, Aulia Rachman dalam Pilwalkot Medan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini