IFF 2019, Astrid Harap Berikan Edukasi dan Hal Positif Bagi Anak Muda

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Indonesia Future Fest (IFF) 2019 digadang-gadang sebagai salah satu festival terbesar tahun ini akan segera digelar untuk menyambut Indonesia Emas 2045.

Acara ini diadakan oleh Iconic Concert dan Fx Sudirman dan berlangsung mulai tanggal 29, 30, dan 31 Maret mendatang. Menurut Promotor Iconic Concert, Astrid Reiza, IFF ini digelar berawal dari keresahan anak-anak muda zaman sekarang yang kurang percaya diri.

“Kurang percaya diri atau tidak tahu tujuan hidupnya apa,” ujar Astrid di Jakarta, Jumat 22 Maret 2019.

Soal Indonesia Emas 2045, Astrid menjelaskan bahwa pada 100 tahun Indonesia nantinya ia berharap anak muda akan memberi pengaruh besar di Indonesia untuk masyarakat, begitu juga sebaliknya.

“Jadi tidak hanya sekadar pemerintah Indonesia saja yang memberikan sesuatu. Bahkan kitanya sendiri, anak muda bisa berkontribusi apa buat negaranya,” kata Astrid.

Ia mengatakan dimulai dari hal yang kecil, berharap event seperti IFF ini dapat mengedukasi dan berbagi hal positif ke banyak orang.

Selain itu, IFF juga mengadakan Job Fair dengan menggandeng perusahaan di bawah BUMN dan perusahaan startup seperti Gojek, Bukalapak, dan Jenius.

Untuk tiket, bisa dibeli di Go-Tix atau loket.com dengan searching ‘Indonesia Future Fest 2019’. Selain itu, tiket IFF juga dapat dibeli secara on the spot .

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini