Gembiranya Pemain Garuda Select Lihat Salju

Baca Juga

MATA INDONESIA, LOUGHBOROUGH – Pemain-pemain Garuda Select sangat gembira bisa melihat secara langsung turunnya salju. Ini merupakan pengalaman pertama bagi mereka.

Seperti edisi-edisi sebelumnya, Program Garuda Select selalu digelar pada periode musim dingin ke musim semi. Dalam kurun akhir Desember hingga awal Januari, intensitas cuaca bersalju cenderung lebih tinggi dibandingkan waktu-waktu lainnya.

Momen pertama merasakan berlatih di bawah guyuran salju cukup lebat terjadi pada Rabu 30 Desember 2020. tebal. Hal ini tidak disia-siakan seluruh pemain dan staff untuk sedikit bersenang-senang.

“Pertama yang pasti senang bisa melihat salju secara langsung. Waktu latihan juga jadi seru walaupun rasanya agak berbeda. Jari-jari serasa seperti sedang ice bath dan bola jadi bergulir lebih lambat. Ditambah juga lapangan menjadi lebih licin,” kata bek Garuda Select, Faqih Maulana.

Bagi Faqih, salju hanyalah segelintir dari banyak pengalaman baru yang ia dapatkan selama ambil bagian di Program Garuda Select. Hal ini membuatnya bersemangat menyambut hal-hal dan pengetahuan baru lainnya.

“Tentu saya menjadi lebih semangat karena ini adalah tempat yang tepat untuk mencari ilmu sepak bola. Nanti pasti akan ada pengalaman baru lagi yang bisa saya dapatkan di program ini,” tambahnya.

Cuaca dingin apalagi bersalju memang membuat para pemain harus melakukan penyesuaian agar badan tetap fit. Bagi yang belum terbiasa dengan iklim dingin seperti di Inggris, rasa lapar bisa datang lebih cepat. Hal ini juga yang membuat Faqih harus pintar-pintar menyiasati.

“Biasanya sebelum latihan saya menyiapkan obat penghangat dan sebisa mungkin menjaga agar perut tetap terisi. Makan roti supaya perut tetap terisi tapi tidak berlebihan,” tuturnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini