Gaes! LRT Jakarta Buka Lowongan Kerja Nih

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Bagi kalian yang masih menganggur, LRT Jakarta sedang membuka lowongan kerja untuk dua posisi. Yuk buruan daftar.

Lowongan LRT Jakarta yang tersedia adalah staff anggaran dan staff subsidi. Secara umum, syarat yang dibutuhkan adalah pendidikan minimal S1 dan pengalaman di bidang terkait.

Lowongan kerja LRT Jakarta ini sudah dibuka sejak 6 Mei. Tidak disebutkan kapan batas akhir mengirimkan surat lamaran.

Berikut syarat dan kualifikasi yang dibutuhkan:

Staff Anggaran

1. Pendidikan Min S1 (Akuntansi/Keuangan/Ekonomi)
2. Memiliki pengalaman Min 2 tahun di bidang Akuntansi/Keuangan atau sebagai KAP
3. Terbiasa dalam melakukan pembukuan dan pelaporan anggaran secara berkala
4. Memiliki pengalaman dalam verifikasi anggaran dan penyusunan RKAP (Rencana Kerja & Anggaran Perusahaan)
5. Mampu memahami laporan keuangan dan studi kelayakan bisnis
6. Menguasai Microsoft Office (Ms Excel, Ms Word, Ms Power Point)
7. Mudah beradaptasi, memiliki interpersonal skill yang baik dan bermotivasi tinggi
8. Memiliki pemahaman terkait dengan K3

Staff Subsidi

1. Pendidikan min. S1 (Akuntansi/Keuangan/Ekonomi)
2. Pengalaman min 2 tahun di bidang Akuntansi/Keuangan atau sebagai KAP
3. Terbiasa dalam penyusunan laporan keuangan
4. Baik dalam pemahaman terkait studi kelayakan bisnis ekonomi makro & mikro
5. Menguasai Microsoft Office (Ms Excel, Ms Word, Ms Power Point)
6. Memiliki interpersonal skill yang baik, mudah beradaptasi dan memiliki motivasi yang tinggi
7. Memiliki pemahaman terkait dengan K3

Bagi kalian yang berminat atau memiliki pertanyaan soal lowongan kerja ini, bisa menghubungi [email protected].

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini