Eks Pebulutangkis Inggris Bantu Narapidana Melarikan Diri

Baca Juga

MATA INDONESIA, STAFFORDSHIRE – Seorang sipir penjara perempuan jatuh cinta dengan narapidana. Saking cintanya, sipir bernama Erika Whittingham itu membantu pria yang dicintainya – yang merupakan perampok berbahaya, melarikan diri.

Erika Whittingham membawa Michael Seddon ke dalam mobilnya setelah ia meninggalkan sebuah boneka di selnya untuk mengelabui penjaga agar mengira sang kekasih masih berada di sana.

Erika – yang pernah bermain bulutangkis untuk Inggris, itu dijatuhi hukuman penjara selama tiga tahun. Pengacaranya mengatakan, kliennya jatuh cinta pada Seddon –yang merupakan bagian dari geng yang mengikat dan memukuli seorang petani tahun 2011.

Seddon akhirnya tertangkap setelah enam bulan dalam pelarian ketika dia memulai hubungan dengan perempuan lain. Jaksa mengatakan bahwa pasangan itu bertemu di HMP Dovegate di Staffordshire, tempat Erika bekerja.

Berdasarkan laporan penjara itu sebelumnya dijuluki HMP ‘Lovegate’ karena banyaknya dugaan perselingkuhan antara narapidana dan staf.

Seddon melarikan diri pada Oktober 2019 setelah meninggalkan boneka di tempat tidurnya – meniru trik dari film Clint Eastwood 1979 Escape from Alcatraz. Sementara Erika menunggunya di luar penjara dan mengantarnya ke stasiun kereta Stoke, dari sana dia naik kereta ke Liverpool.

Meski terpisah jarak, Erika tetap berhubungan dengan Seddon. Keduanya, bertemu setidaknya delapan kali di hotel di Birmingham dan di Manchester, Tamworth di Staffs, Crewe di Cheshire, dan Liverpool.

Whittingham –yang mengajar bulu tangkis di sekolah sebelum bekerja di penjara, juga membelikannya hadiah termasuk pakaian. Mark Sharman, mewakili Erika, mengatakan: “Dia telah menemukan seseorang yang dia cintai. Apakah itu dibalas atau tidak, itulah yang dia yakini. Dia jatuh cinta dengan pria ini.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Arah Kebijakan Fiskal Presiden Dorong Optimisme Dunia Usaha

Oleh: Hanif Putra )*Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal(KEM-PPKF) RAPBN 2027 membawa optimisme baru bagi dunia usahadan arah pembangunan ekonomi nasional. Pemerintah menunjukkan keyakinan bahwa Indonesia memiliki fondasiekonomi yang kuat untuk menghadapi tekanan global sekaligusmempercepat pertumbuhan nasional dalam beberapa tahun mendatang.Kehadiran langsung Presiden Prabowo dalam menyampaikan kerangkakebijakan fiskal dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuatkepercayaan publik dan pelaku usaha. Pemerintah ingin memastikanbahwa arah pembangunan ekonomi nasional berada dalam kendali yang jelas, terukur, dan berpihak pada kepentingan rakyat.Presiden Prabowo menegaskan Indonesia memiliki modal besar berupabonus demografi, pasar domestik yang luas, serta kekayaan sumber dayaalam yang melimpah. Pemerintah memandang kombinasi tersebutmenjadi kekuatan utama untuk mendorong pertumbuhan ekonominasional yang lebih mandiri dan berdaya saing tinggi.Pemerintah Indonesia optimistis pasar domestik nasional memilikikapasitas yang sangat besar dan mampu menjadi penggerak utamapertumbuhan ekonomi. Dengan jumlah penduduk yang besar dan konsumsi masyarakat yang terus berkembang, pemerintah menilaiIndonesia memiliki peluang menjadi salah satu pusat pertumbuhanekonomi dunia.Selain itu, Presiden Prabowo juga memaparkan ketangguhan ekonomiIndonesia melalui capaian ekspor sejumlah komoditas strategis sepanjang2025. Pemerintah mencatat minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduanbesi menjadi penyumbang devisa besar bagi negara dengan nilaimencapai lebih dari US$65 miliar atau sekitar Rp1.100 triliun per tahun.Pemerintah menilai capaian tersebut menunjukkan posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam rantai perdagangan global. Potensi ekonominasional juga dinilai masih sangat besar karena Indonesia memilikisumber daya strategis lain seperti nikel, tembaga, logam tanah jarang, minyak bumi, dan kekayaan maritim yang belum dimaksimalkansepenuhnya.Melihat besarnya potensi tersebut, pemerintah berkomitmen memperkuattata kelola ekonomi dan meningkatkan efektivitas pengelolaan anggarannegara. Presiden Prabowo menilai peningkatan rasio penerimaan negara terhadap produk domestik bruto menjadi langkah penting agar kemampuan fiskal Indonesia semakin kuat dan mampu mendukungpembangunan jangka panjang.Pemerintah Indonesia juga mendorong upaya introspeksi nasional dalampengelolaan ekonomi agar kekayaan alam Indonesia benar-benarmemberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Langkah ini dinilaipenting untuk memperkuat kemandirian ekonomi sekaligus mengurangiketergantungan terhadap tekanan ekonomi global.Arah kebijakan fiskal yang disampaikan Presiden mendapat sambutanpositif dari kalangan parlemen. Anggota DPR RI Fraksi PKS,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini