Didatangi Anies Baswedan, Khofifah Sebut Sama-Sama Jadi Jubir di Pilpres

Baca Juga

MATA INDONESIA, NGAWI – Didatangi Anies Baswedan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengingat masa sama-sama menjadi juru bicara (jubir) di Pilpres 2014.

“Dulu kita sama-sama jubir (tim kampanye Jokowi-JK di Pilpres 2014–Red),” ujar Khofifah saat ditanya wartawan, Minggu 25 April 2021.

Namun, baik Anies maupun Khofifah membantah sedang melakukan persiapan untuk Pilpres 2024.

Anies mengaku datang ke Ngawi dengan alasan melakukan penyerapan beras petani setempat untuk konsumsi masyarakat Jakarta.

Sebelumnya, Khofifah sempat mendatangi Ridwan Kamil di Gedung Sate Bandung, tetapi tidak membicarakan masalah beras.

Seperti halnya Anies, Ridwan Kamil saat itu menegaskan tidak sedang membicarakan persiapan Pilpres 2024.

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini