Final Piala Liga: Ajang Pembuktian Sterling

Baca Juga

MATA INDONESIA, LONDON – Manchester City akan menantang Tottenham Hotspur di final Piala Liga Inggris. Laga ini bakal menjadi ajang pembuktian Raheem Sterling.

Final Piala Liga Inggris akan dihelat di Stadion Wembley, Minggu 25 April 2021 malam WIB. Ajang ini bakal menjadi pembuktian Sterling yang mulai kehilangan tempatnya di starting XI City.

Penampilan Phil Foden dan Riyad Mahrez sedang bagus-bagusnya. Alhasil, Sterling mulai terpinggirkan dan lebih sering menjadi penghangat di bangku cadangan.

Meski demikian, musim ini penampilan Sterling tak buruk-buruk amat. Dia mencatatkan 13 gol dan 11 assists dalam 42 penampilan di semua kompetisi. Tapi, penampilannya menurun memasuki tahun 2021.

Sterling mulai kehilangan tempat di tim utama dan terakhir kali mencetak gol saat City mengalahkan Arsenal 1-0 pada Februari lalu. Pelatih Pep Guardiola mengatakan, alasan terpinggirkannya Sterling karena Foden dan Mahrez sedang dalam penampilan terbaiknya.

Tapi, Guardiola tetap percaya pada Sterling. Bahkan, ada kemungkinan pemain asal Inggris itu akan diturunkan sejak menit awal saat menghadapi Tottenham.

“Raheem adalah pemain luar biasa. Dia pernah, masih, dan akan selalu ada di level itu. Mungkin dia tak tampil sesering musim lalu,” ujar Guardiola, di laman resmi klub, Minggu 25 April 2021.

“Phil Foden dan Riyad Mahrez sedang dalam performa terbaik. Hal itu alasan kenapa Sterling jarang main, tapi kesempatan pasti akan datang dan dia harus siap menunjukkan kualitasnya,” katanya.

“Pikiran dia harus segar dan tampil dengan kekuatan yang seperti biasa dia tunjukkan. Salah satu caranya adalah dengan memainkannya. Dia punya kualitas,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Perkuat Diplomasi Energi Demi Wujudkan Swasembada Nasional

Oleh: Ahmad Fajar )*Pemerintah terus memperkuat diplomasi energi sebagai strategi utamadalam mewujudkan swasembada energi nasional. Langkah ini dinilaikrusial di tengah dinamika global yang semakin kompleks, terutama terkaitketidakpastian pasokan energi dunia dan meningkatnya kebutuhan energidomestik.Melalui pendekatan diplomasi yang aktif, pemerintah berupayamenempatkan Indonesia sebagai pemain strategis dalam rantai pasokenergi global. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, memanfaatkan forum internasional untuk memperkuat kerja sama yang berorientasi pada kepentingan nasional.Dalam forum Indo-Pacific Energy Security Ministerial and Business Forum di Tokyo, Bahlil menekankan pentingnya kolaborasi antarnegara dalammenghadapi tantangan energi global. Ia berpandangan bahwa kerja samayang saling menguntungkan menjadi kunci dalam menjaga stabilitaspasokan energi sekaligus memperkuat ketahanan nasional.Diplomasi energi tersebut diwujudkan melalui sejumlah kesepakatanstrategis dengan berbagai negara mitra. Bersama Jepang, Indonesia menjalin kerja sama di bidang mineral kritis dan energi nuklir yang diarahkan untuk memperkuat rantai pasok energi masa depan sertamendukung pengembangan teknologi energi bersih.Kesepakatan tersebut mencerminkan upaya pemerintah dalammengintegrasikan pengelolaan sumber daya alam dengan inovasiteknologi. Pemerintah membuka peluang kolaborasi bagi mitrainternasional untuk mengelola potensi mineral kritis Indonesia secarabersama, dengan tetap mengedepankan kepentingan nasional.Di kawasan Asia Tenggara, penguatan diplomasi juga dilakukan melaluikerja sama dengan Singapura. Pemerintah mematangkan rencanapengembangan kawasan industri hijau di Kepulauan Riau yang diharapkan menjadi pusat pertumbuhan energi bersih dan teknologiberkelanjutan di kawasan.Langkah serupa juga dilakukan melalui komunikasi intensif dengan Brunei Darussalam, yang difokuskan pada penguatan ketahanan pasokan energiserta pengembangan energi baru terbarukan. Pendekatan inimenunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya berorientasi pada kerjasama global, tetapi juga memperkuat sinergi regional.Selain itu, kerja sama dengan Amerika Serikat turut diperluas melaluipengembangan teknologi ekstraksi lithium dari sumber panas bumi. Kolaborasi ini menjadi contoh konkret integrasi antara potensi energidomestik dengan kebutuhan global terhadap mineral strategis untukindustri energi bersih.Melalui diplomasi yang terarah,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini