Cinderella Escort, Jalan Para Gadis Cepat Kaya

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Nama Cinderella Escorts kini seperti jalan keluar bagi gadis di seluruh dunia yang rela menjual keperawanannya demi kaya mendadak seperti Fela dari Makassar, Indonesia.

Gadis yang berhasil memenangkan lelang Rp 19 miliar atau 1,2 juta euro dari politisi Jepang itu mengaku ingin membantu orang tuanya. Dia juga ingin merasakan hidup kaya.

“Aku lebih baik menjual keperawananku daripada menyerahkan keperawananku kepada laki-laki bakal meninggalkanku,” begitu promosi Fella.

Fella mempromosikan dirinya melalui video Cinderella Escort yang dikutip Selasa 26 Februari 2019.

Alasan senada diungkapkan seorang model asal Azerbaijan, Mahbuba Mammadzada berusia 23 tahun.

Mahbuba yang menggunakan nama samaran Maria saat mengikuti lelang keperawanan itu ingin membawa ibunya bepergian ke keliling dunia.

Dia seperti dikutip Mirror melelang keperawanannya karena ingin memiliki rumah sendiri agar ibunya bisa tinggal dengan nyaman.

Dia juga mengaku ingin tinggal di AS agar bisa meneruskan karir modelnya di agensi-agensi model terkenal.

Melelang keperawanannya, membuat Maria bermimpi bisa membuat tempat penampungan anjing di negaranya sehingga sang ibu benar-benar bangga padanya.

Mahbuba berhasil melelang keperawanannya dengan nilai lebih dari Rp 31 miliar rupiah atau setara 2 juta euro.

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini