Cerita Erick Thohir Jadi Pegawai Apotik untuk Cek Ketersediaan Obat

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Di Hari Pelanggan Nasional, Menteri BUMN, Erick Thohir ingin merasakan bagaimana melayani customer, maka pergilah dia ke Apotik Kimia Farma di daerah Depok.

Tujuan Erick memastikan ketersediaan obat terutama untuk terapi Covid-19 dan bisa diakses situs Farmaplus sehingga pandemi ini bisa segera dikendalikan.

“Jangan sampai lengah. Di saat pandemi naik obat tidak ada dan ketika pandemi turun obat juga tidak ada. Jangan sampai seperti itu. Dan hari ini saya lihat kondisi bagus, pelayanan juga baik, dan ketelitian dalam memeriksa resep juga bagus,” ujar Erick menilai gerai Kimi Farma itu seperti pesan tertulisnya yang dilihat Minggu 5 September 2021.

Di apotik itu, Erick bukan hanya datang dan melihat dari kejauhan. Dia juga berada di gerai pelayanan pelanggan mulai dari menerima resep hingga pembayaran di kasir.

Seperti halnya pegawai Kimia Farma, Erick juga mengenakan jas putih lengkap dengan masker dan face shield untuk melayani pelanggan yang datang.

Erick juga mengungkapkan sebagian besar masyarakat tampaknya sudah menggunakan aplikasi Farmaplus untuk memeriksa ketersediaan obat di Kimia Farma.

Selain melalui aplikasi, masyarakat luas juga bisa mengaksesnya di alamat https://farmaplus.kemkes.go.id/.

Menteri BUMN itu juga berjanji untuk menambah pasokan obat, termasuk untuk terapi Covid-19, produksi dalam negeri terutama ke gerai Kimia Farma yang tersebar di seluruh Indonesia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini