BIN Gelar Vaksinasi untuk 500 Pelajar di Kabupaten Tojo Una-una

Baca Juga

MATA INDONESIA, TOJO UNA-UNA – Badan Intelijen Negara (BIN) Sulawesi Tengah atau Binda Sulteng menggelar vaksinasi massal untuk pelajar Sekolah menengah Pertama di Kabupaten Tojo Una-una (Touna). Vaksinasi kali ini menyasar 500 Pelajar dan dipusatkan di SLTPN 1 Kecamatan Ratolindo.

Kabinda Sulteng Brigjen TNI Andi Chandra As’adudin mengatakan bahwa vaksinasi bagi pelajar SMP dan masyarakat di Touna adalah yang pertama kali. Kegiatan ini bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tojo Una-Una.

“BIN bersama TNI dan Polri akan terus mengawal pelaksanaan vaksinasi covid-19 di Sulteng sebagai ikhtiar membentuk kekebalan komunal agar aktivitas masyarakat dan roda perekonomian dapat kembali normal,” katanya, Selasa 19 Oktober 2021.

Untuk itu, ia mengharapkan agar masyarakat yang belum divaksin agar segera melaksanakan vaksinasi demi kesehatan diri sendiri dan lingkungannya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Ratolindo Pramoto Lamaega mengapresiasi kegiatan vaksinasi yang dilakukan oleh Binda Sulteng. Menurutnya, vaksinasi ini merupakan jawaban dari kekhawatiran orang tua siswa akan ketakutan pelaksanaan pembelajaran tatap muka yang saat ini sudah berlangsung di Kabupaten Touna.

“Kami berharap agar para orang tua siswa bekerja sama dengan para guru sehingga dapat memberikan edukasi kepada anaknya terkait manfaat vaksinasi. Apalagi saat ini PTM di Touna sudah berlangsung sebulan lebih,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pelayanan Haji 2026 Mendapat Banyak Apresiasi

*) Oleh : Deva BarunaPelaksanaan ibadah haji tahun 2026 mendapat banyak apresiasi dari para jemaahIndonesia maupun berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraannya. Berbagaipembenahan layanan yang dilakukan sejak awal keberangkatan hingga kepulangandinilai memberikan kenyamanan yang lebih baik. Tidak sedikit jemaah yang mengakumerasa lebih tenang karena sistem pelayanan yang semakin tertata dan responsif. Mulai dari proses pemberangkatan di embarkasi, pendampingan selama di Tanah Suci, hingga layanan kesehatan dan konsumsi, semuanya berjalan dengan lebih baikdibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Situasi ini menjadi gambaran bahwa upayapeningkatan kualitas pelayanan haji terus menunjukkan hasil positif.Salah satu aspek yang paling banyak mendapat perhatian adalah peningkatanpelayanan transportasi dan akomodasi. Jemaah merasakan kemudahan saatperpindahan dari satu lokasi ibadah ke lokasi lainnya karena koordinasi petugas dinilailebih sigap dan terorganisasi. Bus antarjemput yang tersedia lebih teratur sehinggamampu mengurangi kepadatan dan antrean panjang, terutama saat puncakpelaksanaan ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Selain itu, fasilitas penginapanjuga dianggap semakin nyaman dengan kebersihan yang lebih terjaga serta jarak hotel yang relatif dekat dengan pusat kegiatan ibadah. Kondisi ini membuat jemaah, khususnya lanjut usia, merasa lebih terbantu dalam menjalankan rangkaian ibadah haji...
- Advertisement -

Baca berita yang ini