BIN Gelar Vaksinasi Massal di Tanah Bumbu, Targetkan 1.300 Orang

Baca Juga

MATA INDONESIA, BATULICIN – Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Kalimantan Selatan kembali melaksanakan percepatan vaksinasi di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu). Sasaran vaksinasi kali ini diberikan kepada pelajar, santri dan masyarakat yang dilakukan via door to door.

Menurut Kabinda Kalsel Brigjen Pol Heri Armanto S, untuk vaksinasi santri dan pelajar digelar di dua lokasi yaitu SMKN 1 Simpangempat Kabupaten Tanbu dan Ponpes Asmaul Husna.

“Dengan target 1.300 orang, selama 3 hari yang dimulai dari 21 Oktober hingga 23 Oktober 2021,” ujarnya, Kamis 21 Oktober 2021.

Ia mengungkapkan bahwa di hari pertama, pihaknya sukses menggelar vaksinasi untuk 450 orang pelajar.

Sementara itu, vaksinasi untuk masyarakat yang dilaksanakan di wilayah Kecamatan Simpangempat Kabupaten Tanbu. Untuk hari pertama, ada 100 orang berhasil divaksin dari target 500 orang.

“Sementara vaksinasi masyarakat secara door to door di wilayah Kecamatan Satui, Kabupaten Tanbu, dari target 1.000 orang,sudah tervaksin sebanyak 640 dosis,” katanya.

“Target vaksinasi sebanyak 4.300 selama 3 hari untuk pelajar dan santri serta masyarakat umum. Kami harap, target vaksinasi di Kabupaten Tanbu dan Kalsel segera tercover semua,” lanjutnya.

Sementara itu, Sekda Tanbu Dr H Ambo Sakka, mengapresiasi Binda Kalsel dalam mendukung percepatan vaksinasi pelajar dan masyarakat umum.

“Capaian vaksinasi di Kabupaten Tanah Bumbu masih kurang, sehingga dengan adanya tambahan ini tentu saja membantu percepatan vaksinasi. Kami ucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Binda Kalsel,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kehadiran TNI-Polri Menjadi Pilar Utama Menjaga Papua Tetap Aman dan Damai

Oleh: Yonas Kogoya*Keamanan dan stabilitas di Papua terus menunjukkan penguatan seiring meningkatnyasinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjagaketertiban wilayah. Berbagai langkah strategis yang dilakukan TNI dan Polri menjadibagian penting dari upaya negara menghadirkan rasa aman sekaligus memastikanpembangunan di Papua berjalan secara berkelanjutan. Situasi tersebut memperlihatkankomitmen kuat negara dalam melindungi masyarakat Papua agar dapat menjalankanaktivitas sehari-hari dengan tenang, produktif, dan penuh harapan menuju masa depanyang lebih maju.Operasi gabungan TNI di bawah kendali Komando Gabungan Wilayah Pertahanan(Kogabwilhan) III bersama Koops Habema menjadi bukti nyata keseriusan negara dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. Keberhasilan aparat dalammempersempit ruang gerak kelompok separatis serta mengamankan berbagaiperlengkapan tempur menunjukkan bahwa upaya penegakan keamanan dilakukansecara profesional, terukur, dan bertanggung jawab. Langkah tersebut sekaligusmemberikan optimisme bahwa Papua semakin berada dalam kondisi yang kondusifuntuk mendukung pembangunan di berbagai sektor.Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto menegaskan bahwa seluruh operasikeamanan bertujuan memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas secara aman, termasuk anak-anak yang bersekolah dan masyarakat yang bekerja membangunperekonomian daerah. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa orientasi utama negara adalah melindungi rakyat dan menciptakan suasana damai demi kemajuan Papua. Keamanan bukan hanya soal menjaga wilayah, tetapi juga menjaga harapanmasyarakat agar dapat menikmati pembangunan dan kesejahteraan secara merata.Keberhasilan aparat keamanan dalam menjaga wilayah strategis di Papua juga memperlihatkan semakin kuatnya koordinasi lintas sektor. Dukungan masyarakatterhadap upaya menjaga stabilitas menjadi faktor penting yang mempercepatterciptanya kondisi aman dan tertib....
- Advertisement -

Baca berita yang ini