Biadab! Bapak Tega Mutilasi Anak Kandungnya Berusia Tujuh Tahun

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Seorang bapak di Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir Riau berinisial R, tega membunuh dan memutilasi anak kandungnya.

Korban yang masih duduk di bangku sekolah dasar itu dipotong beberapa bagian oleh bapaknya.

Pembunuhan terhadap anak perempuan berusia tujuh tahun itu terjadi Senin 13 Juni 2022 sekitar pukul 14.30 WIB.

Kapolsek Tembilahan Hulu Iptu Ricky Marzuki mengatakan, pelaku diduga mengalami gangguan jiwa, namun polisi akan memeriksa ke RSJ terlebih dahulu.

“Pelaku telah diamankan dan saat ini sedang dalam proses pemeriksaan, diduga mengalami gangguan jiwa,” kata Ricky.

Awalnya polisi mendapat informasi pelaku melakukan keributan di jalan yang terletak di depan rumahnya. Akibatnya arus lalu lintas menjadi macet.

“Lalu warga, TNI Polri dan Satpol PP setempat kemudian mendatangi pelaku yang saat itu terlihat sedang memegang senjata tajam jenis parang,” kata Ricky.

Pelaku bakal dijerat pasal 76C Jo pasal 80 ayat (3) UU Perlindungan Anak.

Kejadian itu sempat viral di media sosial, sebab beredar video yang memperlihatkan pria tanpa busana akan diamankan polisi dan warga. Bahkan, pelaku menenteng salah satu organ tubuh putrinya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

WNA Operator Judi Daring Ditangkap, Pemerintah Tingkatkan Pengawasan Siber

Oleh: Ira Nurdini )*Pemerintah terus memperkuat pengawasan siber nasional menyusulterbongkarnya praktik judi daring internasional yang melibatkan ratusanwarga negara asing di Jakarta Barat. Langkah cepat aparat dalammengungkap jaringan tersebut dinilai menjadi bukti keseriusan negaradalam menjaga ruang digital Indonesia dari ancaman kejahatantransnasional yang semakin kompleks.Pengungkapan kasus ini bermula dari penyelidikan Bareskrim Polriterhadap aktivitas mencurigakan di kawasan Hayam Wuruk Plaza Tower, Jakarta Barat. Dari hasil operasi tersebut, aparat berhasil mengamankan321 warga negara asing yang diduga menjalankan operasional judi daring secara terorganisir.Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Wira Satya Triputra, menjelaskan bahwa penyidik saat ini masih terusmengembangkan kasus guna memburu aktor utama dan pihak perekrutyang berada di balik jaringan internasional tersebut. Polisi juga telahmengantongi data sponsor yang diduga membawa ratusan operator asingke Indonesia.Menurut Wira, proses pemeriksaan masih difokuskan pada pendalamanperan masing-masing pelaku, termasuk kemungkinan adanya pengendaliutama yang mengatur seluruh aktivitas perjudian daring tersebut. Hinggakini, penyidik baru menemukan pihak yang berperan sebagai koordinatordi tiap divisi pekerjaan.Keberadaan jaringan dengan struktur kerja yang rapi memperlihatkanbahwa praktik judi daring internasional kini dijalankan secara profesionaldan memanfaatkan sistem digital yang sulit dideteksi. Karena itu, aparattidak hanya berfokus pada penangkapan operator lapangan, tetapi jugapenelusuran terhadap jaringan yang lebih besar.Dari total 321 warga negara asing yang diamankan, sebanyak 275 orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka berasal dari berbagai negaraseperti Vietnam, China, Laos, Myanmar,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini